JAKARTA – Kader DPP Partai Golkar, Nurul Arifin, menyampaikan pandangannya terkait 15 bulan kepemimpinan Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum Partai Golkar.
Ia menilai, kepemimpinan Bahlil membawa warna tersendiri yang kini semakin dipahami oleh seluruh kader.
Nurul mengingatkan bahwa Bahlil resmi memimpin Golkar pada 21 Agustus 2024. Sejak saat itu, kader partai terus beradaptasi dengan gaya kepemimpinan yang lugas dan apa adanya, khas sosok dari Indonesia Timur.
“Beliau bicara langsung pada substansi, tidak bertele-tele,” tulis Nurul di akun media sosialnya mengenang cara Bahlil memimpin Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang digelar seharian penuh Minggu (21/12/2025) di Jakarta.
Baca Juga: Struktur Baru Golkar Sulteng 2025-2030 dan Agenda Konsolidasi Politik ke Depan
Menurut Nurul, dalam Rapimnas tersebut Bahlil menyampaikan pidato tanpa teks, namun penuh ketajaman dan refleksi dari perjalanan hidupnya.
Pengalaman Bahlil yang merintis karier dari bawah—mulai sebagai organisator, pengusaha, hingga menjadi menteri, menurut Nurul membentuk karakter kepemimpinan yang matang dan terukur.
“Tempaan perjalanan hidup itulah yang membuat beliau cermat dalam mengambil setiap langkah dan keputusan,” katanya serius di akun medsosnya.
Baca Juga: Bahlil Lahadalia Sepakat dengan Gubernur Sulteng soal Pemasukan Tambang bagi Daerah
Ia juga menyinggung berbagai kritik dan cemoohan yang kerap diarahkan kepada kebijakan maupun langkah-langkah Bahlil. Katanya, itu bukan berarti keputusan yang diambil keliru.
“Bisa jadi bukan karena salah, tetapi karena ada pihak-pihak yang terusik kenyamanannya,” ucapnya.
Di akhir unggahannya, Nurul menegaskan komitmen keluarga besar Partai Golkar untuk tetap solid dan menjaga kolaborasi dalam mendukung pemerintahan. Dukungan tersebut, kata dia, merupakan bagian dari upaya mengawal dan mengimplementasikan seluruh program yang telah dicanangkan.
Baca Juga: Bahlil Lahadalia Dijadwalkan Buka Musda Golkar Sulteng pada 24 Agustus di Palu
“Bravo Partai Golkar,” pungkas perempuan yang juga mantan pemain film, sinetron dan bintang iklan tersebut. (*)





