MOROWALI UTARA – Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Tengah, M. Arus Abdul Karim, menyampaikan harapan besar terhadap kepemimpinan Partai Golkar di Kabupaten Morowali Utara.
Hal itu ia sampaikan secara terbuka saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) III Partai Golkar Morowali Utara, di Hotel Berlian Mamala Resort, Sabtu, 27 Desember 2025.
Baca Juga: Warda Dg Mamala Kembali Pimpin Golkar Morut, Kader Muda dan Lintas Partai Bergabung
Usai pembukaan, Arus Abdul Karim meminta kesediaan Warda Dg Mamala, S.E., untuk kembali melanjutkan kepemimpinan sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Morowali Utara.
Permintaan tersebut didasarkan pada capaian kinerja Partai Golkar Morowali Utara selama dipimpin Warda Dg Mamala.
Baca Juga: Warda: Kesuksesan Golkar di Morut Bukan karena Ada “Superman”
Arus menilai, berdasarkan pemaparan dan tayangan kinerja yang disampaikan dalam Musda, Golkar Morowali Utara menunjukkan hasil yang sangat baik dan layak dijadikan fondasi keberlanjutan kepemimpinan.
“Setelah melihat kerja-kerja Partai Golkar di Morowali Utara yang dipimpin oleh Haji Warda Dg Mamala, itu sangat luar biasa. Karena itu, kami berharap beliau bersedia kembali memimpin Partai Golkar ke depan,” pinta Arus.
Ia menegaskan, arah perjuangan Partai Golkar ke depan tidak hanya berfokus pada konsolidasi organisasi dan kemenangan pemilihan legislatif. Golkar juga menargetkan kemenangan dalam pemilihan kepala daerah.
Baca Juga: Menguat, Warda Masih Diinginkan Pimpin Golkar Morut
“Target kita ke depan bukan hanya Pileg, tetapi juga Pilkada. Termasuk untuk Morawali Utara,” tegasnya disambut tepuk tangan dan sorak sorai kader beringin rimbun.
Morowali Utara, ujar Arus, merupakan wilayah strategis yang diproyeksikan sebagai lumbung kemenangan Partai Golkar. Rekam jejak kepemimpinan, kerja kolektif kader, serta fondasi organisasi yang telah dibangun, sudah teruji di Morowali Utara.
Baca Juga: Dua Keputusan Strategis Golkar di Morut, Salah Satunya Siapkan Warda Dg Mamala Jadi Cabup
“Saat ini, Partai Golkar Sulawesi Tengah memiliki lima kader yang menjabat sebagai bupati dan wakil bupati,” kata Arus yang juga Ketua DPRD Sulteng tersebut.
Ke depan, partai berlambang pohon beringin itu menargetkan peningkatan menjadi tujuh hingga delapan kader, yang menduduki jabatan kepala daerah maupun wakil kepala daerah.
Baca Juga: Ketua DPRD Morut Tinjau Penimbunan Tanggul Pelangi
“Target kami jelas. Pada pemilu mendatang, jumlah kader Golkar yang menjadi bupati dan wakil bupati di Sulawesi Tengah harus bertambah,” obsesi Arus Abdul Karim. (*)





