MOROWALI UTARA – Suasana malam pergantian tahun di Kecamatan Soyojaya, Kabupaten Morowali Utara, berlangsung meriah, hangat, dan penuh keakraban.
Sebanyak 250 pasang peserta atau 500 orang, tumpah ruah mengikuti pertandingan domino yang digelar Rabu malam, 31 Desember 2025.
Baca Juga: Turnamen Domino di Rujab Ketua DPRD Morut Dipadati Warga
Penonton yang ikut menyaksikan juga tak kalah meriah. Panitia kegiatan pun benar-benar gercep mengatur jalannya kegiatan.
Detik-detik jelang pergantian tahun malam itu di Soyo Jaya, menjadi momen menjemput keberuntungan bagi peserta pertandingan domino.
Sejak pertandingan dimulai hingga larut malam, semangat kebersamaan dan kekeluargaan begitu terasa. Ajang ini menjadi salah satu cara masyarakat menutup tahun dengan suasana santai, meriah, dan sarat silaturahmi.
Baca Juga: Peserta asal Palu Berjaya di Turnamen Domino PORDI Morut
Kegiatan tersebut semakin semarak dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor. Panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik lainnya. Seperti chainsaw (baca: sensor) dan alat-alat pertanian lainnya bagi masyarakat setempat.
Antusiasme peserta tidak hanya karena hadiah, tetapi lebih pada nilai kebersamaan yang tercipta. Warga bisa berkumpul dari lintas desa di Kecamatan Soyo Jaya. Interaksi sosial diantara mereka semakin erat.
Baca Juga: DPRD Morowali Utara Sahkan APBD 2026
Pertandingan domino di penghujung tahun tersebut disponsori oleh Ketua DPRD Morowali Utara, Warda Dg Mamala, SE, bersama Ahmad Dg Mamala, S.Sos.
Dukungan kedua Anggota DPRD Morowali Utara mendapat apresiasi luas dari masyarakat, karena menghadirkan hiburan rakyat yang sederhana, namun bermakna.
Baca Juga: Kajati Sulteng Apresiasi Capaian Kejari Morowali Utara
Kepada media ini, Ahmad Dg Mamala yang akrab disapa Haji Tonggong berharap, kegiatan domino tidak sekadar menjadi pertandingan, tetapi momentum memperkuat silaturahmi dan kebersamaan, khususnya pada di malam pergantian tahun.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin masyarakat bisa berkumpul, saling menyapa, dan memperkuat rasa persaudaraan. Ini cara sederhana untuk menutup tahun dan menyongsong harapan baru,” ujarnya.
Baca Juga: Ketua DPRD Morut Tinjau Penimbunan Tanggul Pelangi
Pertandingan domino di Soyo Jaya menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan dan kekeluargaan tetap hidup dan terjaga di Morowali Utara. (*)





