Eksekusi Lahan di Parigi Dikawal Ketat Personel Polres Parimo

Eksekusi Lahan di Parigi Dikawal Ketat Personel Polres Parimo
Proses eksekusi lahan di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dilakukan PN Parigi. Proses eksekusi mendapat pengawalan ketat dari Polres Parimo. (Foto: IST).

PARIGI MOUTONG – Polres Parigi Moutong (Parimo) Polda Sulawesi Tengah, mengerahkan pengamanan ketat saat pembacaan penetapan rencana eksekusi lahan oleh Pengadilan Negeri Parigi, Senin (19/1/2025).

Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan, mengingat perkara tersebut bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Polres Parigi Moutong Peringati Hari Ibu ke-97

Sejak pagi, personel kepolisian disiagakan di sejumlah titik strategis di sekitar lokasi eksekusi. Pengamanan dilakukan secara berlapis guna memastikan seluruh tahapan proses hukum berjalan aman dan tertib.

Kehadiran aparat kepolisian menjadi wujud kehadiran negara dalam menjamin supremasi hukum. Polri memastikan proses hukum berlangsung tanpa tekanan dan intervensi dari pihak mana pun.

Baca Juga: Kapolres Parigi Moutong Raih Gelar Doktor di Unhas

Pengamanan dipimpin langsung Kabag Ops Polres Parigi Moutong, Kompol Sugianto. Ia didampingi Kasubagdalops AKP I Wayan Alfret Boni Patius serta sejumlah pejabat utama Polres Parigi Moutong.

Seluruh personel bergerak sesuai surat perintah yang telah disusun secara terencana.
KOMPOL Sugianto menegaskan, pengamanan ini merupakan bagian dari tanggung jawab Polri dalam mengawal setiap proses hukum.

“Kami memastikan seluruh tahapan berjalan aman, berwibawa, dan tanpa intervensi. Pengamanan dilakukan secara humanis, namun tetap tegas dan profesional,” ujarnya.

Baca Juga: Polres Parigi Moutong Laksanakan GPM, Salurkan 1 Ton Beras Murah

Ia menambahkan, pendekatan persuasif menjadi prioritas dalam pelaksanaan pengamanan. Kesiapsiagaan personel bukan untuk menunjukkan kekuasaan, melainkan untuk menjaga stabilitas dan rasa aman.

“Polri hadir sebagai penjaga stabilitas sosial dan keadilan. Kami ingin masyarakat melihat bahwa proses hukum berjalan terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Baca Juga: Wakajati Sulteng Pimpin Ekspose RJ Kasus Penganiayaan di Parigi Moutong

Berkat pengamanan yang solid dan terkoordinasi, pembacaan penetapan rencana eksekusi lahan berlangsung aman dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan selama kegiatan berlangsung. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *