PALU – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, dilantik pada 20 Februari 2025 lalu di Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto.
Menjelang setahun masa kepemimpinannya, arah pemerintahan Gubernur Anwar Hafid dinilai semakin jelas. Berbagai kebijakan yang lahir menunjukkan karakter kepemimpinan populis dan berpihak pada rakyat.
Baca Juga: Gubernur Anwar Hafid, Kenalkan BERANI Sehat dan Cerdas Sulteng kepada Rakyat Indonesia
Hal itu disampaikan pengamat politik Universitas Tadulako Palu, Dr. Nuralam. Ia menilai, Anwar Hafid konsisten menjalankan komitmen politik sejak awal menjabat.
Hal itu tercermin dalam pelaksanaan sembilan program unggulan BERANI.
“Anwar Hafid terlihat kuat pada pemenuhan janji politik. Langkah tersebut dipengaruhi kondisi keuangan daerah, iklim birokrasi, serta dinamika politik ke depan,” kata Nuralam di Palu, Kamis (22/1/2026).
Baca Juga: Bank Sulteng Sudah Salurkan 15.663 Beasiswa BERANI CERDAS
Dari sembilan program BERANI, sebutnya, dua dinilai paling menonjol. Yakni BERANI Cerdas dan BERANI Sehat.
Program BERANI Cerdas mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pemprov Sulteng membangun kolaborasi dengan seluruh perguruan tinggi di daerah. Bahkan, kerja sama diperluas hingga ke tingkat nasional, seperti dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Baca Juga: Hibah Ambulance Program Berani Sehat mulai Guyur Sulteng
Sementara di sektor kesehatan, BERANI Sehat menghadirkan layanan kesehatan gratis. Masyarakat cukup menggunakan KTP Sulawesi Tengah. Kebijakan ini dinilai memperkuat peran negara dalam menjamin hak dasar kesehatan.
“Yang paling mencuat di publik adalah BERANI Cerdas dan BERANI Sehat,” kata dosen Untad itu.
Secara umum, kinerja pemerintahan Anwar Hafid menurutnya cukup signifikan. Baik dalam kebijakan publik maupun penataan pemerintahan.
Baca Juga: Berani Sehat Dongkrak Kepesertaan JKN, Sulteng Berpeluang Raih UHC Award
Arah kepemimpinannya juga terlihat dari penyusunan komposisi baru pemerintahan. Langkah ini menjadi sinyal strategi untuk membangun birokrasi yang lebih efektif dan adaptif.
Selain itu, Anwar Hafid aktif membangun jejaring strategis. Baik di internal Pemprov Sulteng maupun dengan lembaga nonstruktural. Pendekatan ini menunjukkan gaya kepemimpinan kolaboratif dan inklusif.
Baca Juga: Kode Politik Gubernur Anwar Hafid di Momen Muswil PKB Sulteng
“Konsistensi kepemimpinan masih berjalan. Namun, penyusunan pemerintahan dan jejaring relasi bisa menjadi petunjuk arah kepemimpinan ke depan,” tandas Nuralam. (*)





