PALU – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba terus digencarkan sejak usia dini.
Kali ini, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Tengah menyasar pelajar di SMP Negeri 15 Palu dengan menggelar penyuluhan deteksi dini narkoba, Jum’at (13/2/2026).
Sekitar 100 siswa dari kelas VII, VIII, dan IX di sekolah itu mengikuti kegiatan penyuluhan. Para pelajar sangat antusias.
Baca Juga: Ditresnarkoba Polda Sulteng Ungkap 578 Kasus Narkoba Januari – September 2025
Mereka mendapatkan pemahaman mengenai bahaya narkoba, mulai dari jenis-jenisnya, dampak kesehatan yang ditimbulkan, hingga konsekuensi hukum bagi para penyalahguna.
Tim Biddokkes yang dipimpin Iptu Aryaningtyas Bintarini menyampaikan materi secara interaktif. Suasana semakin hidup saat sesi tanya jawab dibuka.
Para pelajar SMP 15 Palu tampak aktif mengajukan pertanyaan seputar bahaya narkoba dan cara menghindarinya.
Baca Juga: Tahun Ini, Peredaran Narkoba di Kabupaten Banggai Meningkat 8 Persen
Tak hanya teori, para generasi bangsa tersebut juga diperkenalkan dengan alat tes kit narkoba serta tata cara pemeriksaan secara medis.
Pengenalan ini bertujuan agar para pelajar memahami proses deteksi dini sekaligus pentingnya sikap jujur dan terbuka dalam upaya pencegahan.
Baca Juga: Anak Sekolah di Palu Ikut Skrining Gratis Penyakit Jantung Bawaan
Kabidhumas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol Djoko Wienartono melalui Kasubbid Penmas Kompol Reky menyampaikan, kegiatan itu diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran sejak dini agar para siswa menjauhi narkoba dan fokus meraih prestasi.
Menurutnya, penyuluhan tersebut juga sejalan dengan semangat “Dokkes Presisi Melayani dengan Profesional, Humanis dan Merakyat” dalam memberikan edukasi dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar. (*)





