Pohon Miring di Jalan Tavanjuka Permai, Warga Palu Minta Tebang Saja

Pohon Miring di Jalan Tavanjuka Permai, Warga Palu Minta Tebang Saja
Ada tiga pohon di Jalan Tavanjuka Permai, Kota Palu, sudah miring ke arah jalan. Warga khawatir dan minta ditebang saja. (Foto: IST).

PALU – Warga Kota Palu, Sulawesi Tengah, akhir-akhir ini was-was kalau melintas di jalanan yang banyak pohon besarnya. Mereka takut tertimpa pohon, seperti yang terjadi dengan M Ramdana akhir Agustus 2025 lalu.

M Ramdana meninggal dunia setelah tertimpa pohon di Jalan Hasanuddin, Kota Palu. Nyawa mahasiswa salah satu kampus swasta itu tidak tertolong.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Bermalam Minggu Bersama Ribuan Orang di Vatulemo

Di Jalan Tavanjuka Permai, Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, warga Palu sedikit trauma kalau melintas. Apalagi musim hujan dan angin kencang.

Soalnya ada tiga pohon yang lumayan besar di jalan itu. Posisinya tepat di seberang jalan, di deretan rumah toko atau ruko.

Ketiga pohon tersebut sudah miring ke arah jalan. Ada kantor J&T (jasa pengiriman barang) tidak jauh dari situ.

Baca Juga: Kasus Bullying di MTs Sumari, Bupati Donggala Perintahkan Penanganan Serius dan Pendampingan Korban

Diperkirakan, ketiga pohon tersebut sudah tua atau berumur. Tampilan fisiknya juga terlihat sudah lapuk.

“Wah, ngeri juga tiga pohon ini. Sudah miring ke jalan lagi. Semoga baik-baik saja,” celetuk seorang warga yang berkunjung ke kantor J&t saat mengambil paket COD-nya, Minggu (14/9/2025).

Baca Juga: Datang Melayat, Kapolda Sulteng Beri Penghormatan Terakhir kepada Almarhum AKBP Sugeng Lestari

Jalan Tavanjuka Permai kebetulan ramai dilintasi warga. Banyak warga yang bertempat tinggal di kompleks perumahan dan ruko melintas di situ.

Sekilas, ketiga pohon itu masih dilakukan pemeliharaan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu. Ada bekas pemangkasan di bagian dahannya terlihat.

“Sebaiknya ketiga pohon di Jalan Tavanjuka Permai, dipikirkan untuk diremajakan alias ditebang saja. Kondisinya sudah menghawatirkan para pengendara yang melintas,” ujar seorang pengemudi ojek yang mangkal di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Palu. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *