SUMSEL – Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan komitmen untuk menyerap seluruh jagung hasil tanam Polri.
Hal itu dilakukan guna mendukung ketahanan pangan dan target swasembada jagung nasional.
Baca Juga: Mabes Polri: Lindungi Wartawan saat Tugas Liputan
Komitmen ini disampaikan Dirut Perum Bulog usai kegiatan panen raya jagung serentak di Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumsel, akhir September 2025.
Jagung hasil tanam Polri dapat pujian, termasuk dari Perum Bulog. Polri dinilai telah memberi sumbangsih nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Baca Juga: Kinerja Polda Sulteng Diaudit Itwasum Polri
Acara tersebut dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Mentan Andi Amran Sulaiman, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi, dan Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto.
Menurut Rizal, panen raya di lahan 1.788 hektar menghasilkan produksi 7.153 ton per hari. Secara nasional, panen kuartal III diperkirakan mencapai 751 ribu ton dari 166 ribu hektar.
Baca Juga: Polda Sulteng Mutasi 603 Personel, Termasuk Pengisian Kasubbid Penmas Bidhumas
Bulog sudah menyerap 76,9 ribu ton jagung dengan stok 72 ribu ton.
Pemerintah, kata dia, juga menetapkan harga minimal Rp5.500–6.400/kg sesuai kualitas, berdasarkan Keputusan Bapanas Nomor 216/2025. (*)





