Akses Jalan ke Dusun Sisere Sudah Terbuka, 100 KK Bisa Beraktivitas Normal

Akses Jalan ke Dusun Sisere Sudah Terbuka, 100 KK Bisa Beraktivitas Normal
Plt Kepala BPBD Sulteng, Asbudianto, mengawal langsung penanganan banjir di Donggala, Selasa (13/1/2026).

DONGGALA – Akses jalan menuju Dusun Sisere, Desa Labuan Toposo, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, yang sempat terputus akibat banjir bandang, kini kembali terbuka.

Jalur vital yang menghubungkan sekitar 100 kepala keluarga itu berhasil ditembus berkat penanganan cepat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Diguyur Hujan Berjam-jam, Palu dan Donggala Terendam Banjir

Banjir bandang yang terjadi pada Minggu (11/1/2026) lalu menyebabkan jembatan putus, longsor di sejumlah titik, serta beberapa rumah hanyut.

Kondisi tersebut sempat mengisolasi warga Dusun Sisere dan menghambat aktivitas masyarakat.

Baca Juga: Tim SAR Brimob Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Samratulangi Palu

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Sulteng, Asbudianto, mengatakan pembukaan akses jalan dilakukan sebagai bagian dari penanganan darurat atas instruksi langsung Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid.

Ia juga turun langsung mengawal proses pengerjaan di lapangan.

Baca Juga: Brimob Sulteng Bantu Warga Wani-Pantoloan Evakuasi Barang dan Bersihkan Lumpur

“Penanganan darurat kami fokuskan pada pembukaan akses agar warga tidak terisolasi. Saat ini jalan menuju Dusun Sisere sudah bisa dilalui,” terang Asbudianto dari lokasi banjir, Selasa sore (13/1/2026).

Di Dusun Sisere sendiri tercatat terdapat 12 titik longsor. Satu unit rumah dilaporkan tertimbun material longsor di dusun itu.

Baca Juga: Pemprov Sulteng Turunkan Alat Berat dan Dirikan Posko Bencana di Donggala

Selain itu, beberapa sepeda motor yang sebelumnya tertimbun juga telah berhasil dievakuasi dan dikembalikan kepada pemiliknya.

Sementara itu, banjir yang merendam sejumlah desa dan kecamatan di Kabupaten Donggala, termasuk Kecamatan Tanantovea, telah ditetapkan berstatus tanggap darurat oleh Bupati Donggala, Vera Elena Laruni.

Baca Juga: Rolling Pejabat Sulteng Tak Untungkan Posisi Politik Gubernur Anwar Hafid

Penetapan status tersebut menjadi dasar percepatan penanganan dan bantuan bagi warga terdampak. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *