Anggota DPRD Golkar Morut Ikut Bimtek Kebencanaan di Jakarta

Anggota DPRD Golkar Morut Ikut Bimtek Kebencanaan di Jakarta
Ketua DPRD Kabupaten Morut Warda Dg Mamala (kanan) bersama Helen saat ikut Bimtek Kebencanaan di Jakarta. Keduanya merupakan legislator Golkar di DPRD Morut.

JAKARTA – Anggota DPRD dari Partai Golkar berkumpul di Jakarta mulai 10 – 12 Desember 2025.

DPP Partai Golkar menggelar bimbingan teknis (Bimtek) bagi anggota Fraksi Golkar DPRD provinsi dan kabupaten/kota tahap II tahun 2025.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: DPRD Morowali Utara Sahkan APBD 2026

Kegiatan bimtek tersebut fokus pada peningkatan kesiapsiagaan legislator daerah menghadapi isu kebencanaan yang terus meningkat di berbagai wilayah Indonesia.

Dari DPRD Kabupaten Morowali Utara (Morut), Provinsi Sulawesi Tengah, Fraksi Partai Golkar juga hadir di acara Bimtek tersebut.

Baca Juga: Ketua DPRD Morut Tinjau Penimbunan Tanggul Pelangi

Para legislator dari Morut mengikuti penuh rangkaian Bimtek. Kehadiran rombongan Fraksi Golkar Morut dipimpin langsung Ketua DPRD sekaligus Ketua DPD II Partai Golkar Morut, Warda Dg Mamala, SE.

Kehadiran legislator Fraksi Golkar DPRD Morut sangat penting. Mengingat daerah itu memiliki berbagai potensi bencana, seperti banjir, tanah longsor, hingga kondisi geografis yang rawan.

Baca Juga: Warda Dg Mamala, Simbol dan “Berlian” Golkar Morowali Utara

Warda Dg Mamala mengatakan, peningkatan kapasitas legislator soal kebencanaan menjadi kebutuhan mendesak. Supaya penanganan bencana di Morut berjalan lebih cepat dan tepat dengan dorongan Fraksi Partai Golkar.

“Morowali Utara tidak boleh hanya bereaksi ketika bencana terjadi. Mitigasi bencana itu penting. Regulasi, anggaran, dan mekanisme respons yang kuat demi keselamatan masyarakat, harus didorong DPRD,” ujarnya.

Baca Juga: HUT ke-61, Golkar Morut Salurkan Sembako kepada Pengurus se-Mamosalato

Dalam kegiatan Bimtek, seluruh peserta termasuk Fraksi Golkar Morut dibekali tiga kemampuan inti. Kata Warda, seluruh pengetahuan dan materi Bimtek bukan sekadar formalitas, melainkan pedoman untuk memperkuat kerja-kerja legislatif di daerah masing-masing.

“Kami ingin memastikan Morowali Utara semakin siap menghadapi berbagai potensi bencana. Ini adalah tanggung jawab moral sekaligus politik kami untuk hadir membersamai masyarakat,” komit Warda. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *