Banggar – TAPD Satu Suara, Asrama Mahasiswa Morut di Palu Lanjut Pembangunannya 2026

Banggar – TAPD Satu Suara, Asrama Mahasiswa Morut di Palu Lanjut Pembangunannya 2026
Rapat Banggar DPRD Morut dan TAPD, membahas R-APBD 2026, Rabu (26/11/2025).

MOROWALI UTARA – Ini merupakan kabar gembira bagi mahasiswa Morowali Utara (Morut) yang kini menempuh pendidikan di Kota Palu.

Dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Morut yang dipimpin Ketua DPRD Warda Dg Mamala, SE, seluruh anggota Banggar sepakat mendorong kelanjutan pembangunan asrama mahasiswa di Palu melalui alokasi anggaran tahun 2026.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Pemda Morut Didesak Beri Kejelasan Pembangunan Asrama Mahasiswa di Palu

Rapat yang digelar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) itu juga dihadiri Wakil Ketua I Megawati Ambo Assa dan Wakil Ketua II H. Ambo Mai.

Sedangkan anggota Banggar yang hadir antara lain: Fanny Tampake, Ikhtiasyah, Gina Silvia Togalami, Usman Ukas, Ahlidin Hadade, Arief Ibrahim, Holiliana, dan Helen.

Baca Juga: Ketua DPRD Morut Kunjungi Asrama Mahasiswa di Makassar, Ajang Temu Kangen dan Curhat

Mereka juga satu suara bahwa asrama mahasiswa adalah kebutuhan mendesak, sekaligus wujud komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas SDM di Morut.

“Pembangunan asrama mahasiswa tidak lagi melekat di Adpum, tetapi sudah berpindah ke PUPR Morut,” ujar Ketua DPRD Morut, Warda Dg Mamala.

Baca Juga: Ketua DPRD Morut Kritik Pembangunan Ibu Kota Kabupaten

Anggota Banggar, Arief Ibrahim, turut menegaskan dukungan Banggar DPRD Morut. Dorongan ini, kata dia, lahir dari kesadaran kolektif anggota Banggar akan pentingnya fasilitas mahasiswa Morut di Palu.

“Semua yang tergabung di Banggar tadi menyuarakan, memperkuat argumen, dan mendorong TAPD agar pembangunan asrama mahasiswa Morut di Palu dilanjutkan,” ujar Arief.

Baca Juga: Ketua DPRD Morut Kawal Banggar Bahas KUA-PPAS 2026

Ia menambahkan, asrama mahasiswa bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga ruang pembinaan, pengembangan kapasitas, dan tempat membangun kebersamaan antarmahasiswa Morut yang di tanah rantau. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *