PALU – Hujan deras kembali mengguyur Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Minggu (11/1/2026).
Hujan yang turun sejak pagi pukul 08.30 hingga pukul 13.30 Wita, menyebabkan banjir di sejumlah wilayah.
Baca Juga: Tolitoli Banjir, Ketinggian Air Nyaris di Atap Rumah
Di Kabupaten Donggala, banjir melanda Desa Wani Lumbumpetigo, Kecamatan Tanantovea.
Ketinggian air dilaporkan mencapai pinggang orang dewasa. Peristiwa ini pertama kali diketahui dari unggahan akun Facebook @Wahyunita Vlog sekitar pukul 12.11 Wita.
Dalam video yang beredar, air tampak menggenangi ruas jalan hingga masuk ke dalam rumah warga. Arus banjir yang cukup deras membuat sejumlah warga memilih bertahan di tempat karena khawatir terseret air.
Baca Juga: Tim Gabungan Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Tolitoli
Beberapa barang milik warga, seperti tenda stand dan potongan kayu, terlihat hanyut terbawa arus.
Banjir juga terjadi di Desa Labuan Kungguma, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala.
Derasnya aliran sungai menyebabkan jembatan penghubung desa putus. Selain itu, satu rumah warga dilaporkan rusak akibat terkikis arus banjir.
Baca Juga: Banjir Rendam Desa Tosale Donggala, Warga Panik Selamatkan Diri
Pada waktu yang hampir bersamaan, akun Facebook @Funzha melalui siaran langsung memperlihatkan kondisi sungai dengan air berwarna cokelat pekat.
Arus air tampak menggerus bangunan di sekitarnya hingga menyebabkan salah satu rumah roboh. Tayangan tersebut mendapat banyak respons simpati dari warganet.
Sementara itu di Kota Palu, banjir turut menggenangi jalan layang atau flyover di Kelurahan Pantoloan, Kecamatan Tawaeli.
Baca Juga: Hujan Deras, Dua Kabupaten di Sulteng Dilanda Longsor dan Banjir
Informasi ini dibagikan oleh akun Facebook @Ellasari Ilham. Dalam video yang diunggah, air setinggi lutut orang dewasa terlihat menutup badan jalan di depan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Palu.
Akibat genangan tersebut, sejumlah kendaraan dari arah Kota Palu terpaksa berhenti di atas flyover. Air banjir juga dilaporkan masuk ke kawasan peti kemas yang berada di sekitar lokasi.
Baca Juga: 24 KK Korban Banjir Bandang Molino, Terima Paket Sembako Ketua DPRD Morut
Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Donggala maupun BPBD Sulawesi Tengah, belum memberikan keterangan resmi terkait dampak dan penanganan banjir di wilayah terdampak. (*)





