DONGGALA — Pemerintah Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, mulai melaksanakan program cetak sawah baru seluas 800 hektar di 2025 ini.
Langkah itu menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong Donggala menjadi salah satu daerah penopang utama pangan di Indonesia.
Baca Juga: Warga Sojol Donggala Terima Pembagian Ribuan Paket Olahan Ikan
Hal itu disampaikan Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, saat bertemu Kejari Donggala, unsur TNI dan OPD terkait di ruang kerjanya, Kamis (16/10/2025).
Vera menegaskan komitmennya untuk memastikan program ini berjalan transparan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca Juga: Banjir Rendam Desa Tosale Donggala, Warga Panik Selamatkan Diri
“Program cetak sawah ini merupakan program dari Bapak Presiden Prabowo. Saya berharap pelaksanaannya tidak menimbulkan temuan apa pun. Mudah-mudahan program ini membawa kesejahteraan bagi masyarakat Donggala,” ujar Vera di hadapan Kejari dan pihak TNI.
Terkait urusan teknis, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Donggala, Bambang Widiyanto, menjelaskan bahwa 800 hektar lahan baru itu tersebar di delapan kecamatan.
Baca Juga: Warga Donggala Terima Penghargaan di Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70
Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional menuju swasembada pangan.
“Tahun ini, Kabupaten Donggala mendapat alokasi cetak sawah 800 hektar. Manfaatnya adalah mendukung program Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan,” jelas Bambang.
Pemerintah daerah berharap program ini tak hanya memperkuat produksi pertanian, tetapi juga membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan ekonomi masyarakat desa.
Baca Juga: Presiden Prabowo Kunjungi Stand Pameran Kabupaten Donggala, Bupati Vera Laruni Semringah
Dengan dimulainya program cetak sawah baru, Donggala menegaskan diri sebagai daerah yang siap menjadi contoh sukses pembangunan pertanian berkelanjutan di Sulawesi Tengah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kejaksaan, TNI, serta sejumlah pimpinan OPD terkait. Semua pihak bersedia membantu dan mendukung program cetak sawah baru di Donggala. (*)





