PALU – Ada enam nama yang ditetapkan menjadi calon Ketua DPW PKB Sulawesi Tengah di Muswil PKB. Keenam nama itu yakni:
1. Rahmawati M.Nur
2. Muhammad Safri
3. Risharyudi Triwibowo
4. Naharudin
5. Ahmad Koloi, dan
6. Sadat Anwar Bihalia.
Baca Juga: Kode Politik Gubernur Anwar Hafid di Momen Muswil PKB Sulteng
Wakil Ketua DPW PKB Sulteng, Moh. Habil Masri menyampaikan, enam calon ini nantinya akan mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang diselenggarakan oleh DPP PKB di Jakarta.
Nama-nama calon ketua DPW PKB Sulteng 2026 – 2031 tersebut keluar dari dua pintu. Yakni pintu DPP dan usulan yang berkembang di forum Muswil.
“Sebelum Muswil, DPP PKB telah memetakan kader-kader potensial untuk memimpin DPW PKB lima tahun mendatang,” kata Habil melalui keterangan resminya, Kamis (11/12/2025) di Palu.
Baca Juga: PKB Pertimbangkan Ahmad Ali dan Anwar Hafid sebagai Bakal Calon Gubernur Sulteng
Dari hasil pemetaan DPP, lanjutnya, keluarlah empat nama calon. Yaitu, Rahmawati M.Nur, Nahrudin, Muhammad Safri, Risharyudi Triwibowo.
Saat di forum Muswil lanjut Habil, Ketua DPC PKB Tolitoli Muchtar Deluma, mengusulkan dua nama untuk dipertimbangkan menjadi calon ketua DPW periode 2026-2031. Yakni, Ahmad Koloi dan Sadat Anwar Bihalia.
Ahmad Koloi, kata Muchar, sangat layak dipertimbangkan untuk menjadi ketua DPW, karena saat Pilkada 2024, Ahmad sebagai ketua DPC Buol berhasil memenangkan Pilkada dan menempatkan Risharyudi Triwibowo sebagai bupati Buol saat ini.
Baca Juga: Tinjau Banjir Sumatera, Presiden Prabowo Instruksikan Penanganan Cepat Akses Darurat
Sadat Anwar lanjut Muchtar, juga memiliki prestasi dan rekam jejak yang membanggakan. Dalam pemilu legislatif 2024, Sadat Anwar sebagai ketua DPC PKB Banggai Kepulauan, berhasil membawa PKB memenangkan Pemilu legislatif di Kabupaten Banggai Kepulauan, sekaligus menempatkan kader PKB sebagai ketua DPRD di wilayah itu.
Merespon usulan Muchtar Deluma, Ahmad Koloi dan Sadat Anwar kompak tidak bersedia dicalonkan. Mereka menilai kurang elegan bersaing dengan senior seperti Rahmawati M. Nur yang kepemimpinannya telah teruji di semua momentum politik, mulai Pemilu hingga Pilkada 2024.
Baca Juga: Air Mata di Pelepuk Mualem (Muzakir Manaf)
Bahkan, Rahmawati berhasil merealisasikan pakta integritas yang ditandatangni di hadapan DPP PKB lima tahun silam.
Usulan Muchtar ini direspon positif oleh Ketua DPP PKB Bidang Pengelolaan Organisasi, Legislatif dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar, yang saat itu memimpin sidang.
Abdul Halim Iskandar atau akrab disapa Gus Halim menjelaskan, Ahmad Koloi dan Sadat Anwar tetap ditetapkan sebagai calon ketua DPW PKB dan harus mengikuti UKK di DPP.
Baca Juga: Pemprov Sulteng Siapkan 5 Program Strategis Bidang Pendidikan di 2026
Gus Halim optimis PKB memiliki masa depan cerah di Provinsi Sulteng sebab banyak kader PKB yang memiliki kualifikasi sebagai pemimpin.
“Suasana Muswil ini membuat kami bahagia. Sebab di forum ini kami menemukan banyak kader PKB yang siap memimpin partai ini di masa mendatang,” jelas Gus Halim.
Soliditas Kader
Ketua DPW PKB Sulteng Rahmawati M. Nur saat menyampaikan sambutan di acara Muswil PKB Sulteng, menyerukan kepada kader PKB di semua level struktur agar menjaga soliditas dan kompak dalam menghadapi tantangan politik di masa depan.
Rahmawati menjelaskan, Muswil merupakan forum tertinggi dalam pengambilan keputusan di tingkat provinsi. Ini momentum untuk melakukan konsolidasi partai, mengevaluasi kinerja partai sekaligus menetapkan kebijakan strategis dan merumuskan program kerja dalam menghadapi Pileg 2029.
Baca Juga: Tinjau Aceh, Presiden Prabowo Pastikan Seluruh Kekuatan Dikerahkan untuk Pemulihan
“Saya berharap seluruh peserta Muswil Partai Kebangkitan Bangsa, mari kita memberi bobot dan kualitas pelaksanaan Muswil PKB Sulteng 2025,” kata Rahmawati.
Ia juga meminta peserta Muswil agar tidak hanya fokus pada siapa yang akan menjadi ketua DPW.
“Tapi mari kita memberikan ide dan gagasan brilian dalam Muswil dan kontribusi pemikiran yang konstruktif dalam perencanaan program kerja partai,” jelasnya lagi.
Baca Juga: Kejati Tetapkan Mantan Pj Bupati Morowali Tersangka Dugaan Korupsi Mess Pemda
Muswil PKB yang dibuka Selasa 10 Desember 2025 oleh Abdul Halim Iskandar, juga dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan beberapa pihak lainnya. DPC PKB se-Sulteng juga hadir. (*)





