Film Green Day Ganti Judul Jadi ‘Nimrods’, Angkat Kisah Remaja Penuh Kekacauan

Film Green Day Ganti Judul Jadi ‘Nimrods’, Angkat Kisah Remaja Penuh Kekacauan
instagram/@greenday

AMERIKA – Proyek film coming of age yang terinspirasi dari perjalanan awal Green Day kini resmi mengalami perubahan identitas. Film yang sebelumnya berjudul New Year’s Rev tersebut kini berganti nama menjadi Nimrods, mengambil inspirasi dari album klasik mereka Nimrod.

Perubahan judul ini bukan sekadar kosmetik, melainkan memperkuat nuansa nostalgia dan akar punk yang menjadi fondasi cerita film tersebut. Nimrods akan mengisahkan petualangan tiga sahabat SMA yang nekat melakukan perjalanan darat setelah salah paham—mereka percaya band mereka telah dipesan untuk membuka konser Green Day pada malam Tahun Baru.

Baca Juga: Aklamasi, La Nyalla Mattalitti Pimpin PB MI Periode 2026-2030

Cerita ini terinspirasi langsung dari pengalaman nyata Green Day saat masih berjuang di awal karier, khususnya di era perilisan album legendaris Dookie—masa ketika semangat punk, kebebasan, dan kekacauan menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan mereka.

Film ini menghadirkan deretan bintang muda dan berpengalaman, termasuk Mason Thames, McKenna Grace, Jenna Fischer, serta Fred Armisen.

Menariknya, para personel Green Day sendiri turut terlibat sebagai produser dan juga akan tampil dalam film ini, memberikan sentuhan autentik yang jarang ditemukan dalam proyek serupa.

Baca Juga: Angelina Sondakh Ceritakan Pengalamannya Menginap di Berlian Mamala Resort

Nimrods sebelumnya telah diputar perdana di Toronto International Film Festival pada September lalu, meski hingga kini tanggal rilis resminya masih belum diumumkan.

Di luar proyek film ini, Green Day juga sempat menjadi sorotan awal tahun 2026 setelah tampil dalam pembukaan Super Bowl di Levi’s Stadium, California. Dalam penampilan tersebut, band yang digawangi Billie Joe Armstrong membawakan medley lagu-lagu hits mereka, termasuk American Idiot.

Namun, penampilan itu justru memicu perdebatan. Armstrong tidak menyanyikan versi lirik yang telah ia ubah sebelumnya yang menyentil isu politik, sehingga membuat sebagian penggemar merasa kehilangan “taji” khas Green Day.

Baca Juga: Waktu Membuktikan Xabi Alonso Benar, Krisis Real Madrid Bukan Salah Pelatih

Beberapa penggemar bahkan mengungkapkan kekecewaan mereka di media sosial, menyebut band tersebut melewatkan momen penting untuk menyuarakan sikap, terutama dalam lagu-lagu sarat pesan seperti American Idiot dan Holiday.

Meski demikian, langkah Green Day merambah dunia film lewat Nimrods menunjukkan bahwa mereka terus berevolusi, tidak hanya sebagai band, tetapi juga sebagai storyteller lintas medium—membawa semangat punk mereka ke layar lebar.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *