FKUB Sulteng Siapkan Posko Makan Minum Gratis di Haul Guru Tua ke-58, Ini Lokasinya

Hari Toleransi Internasional, FKUB Sulteng Serukan Sikap Terbuka dan Saling Apresiasi
Ketua FKUB Sulteng, Prof. Zainal Abidin. (Foto: IST).

PALU – Bagi Abnaul Khairaat atau masyarakat yang hadir di acara puncak Haul Sayyid Idrus Bin Salim Aljufri atau Guru Tua ke-58, informasi satu ini penting kamu ketahui.

Apa itu? Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah turut ambil bagian dalam menyukseskan pelaksanaan Haul Guru Tua pada 1 April 2026, yang bertepatan dengan 12 Syawal 1447 Hijriah.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Haul Guru Tua ke-58 Dilaksanakan 1 April 2026, Persiapan Terus Dimatangkan

FKUB Sulteng akan membuka posko pelayanan makan dan minum gratis bagi puluhan ribu jamaah haul serta tamu Guru Tua yang datang dari berbagai daerah.

Posko ini menyediakan makanan berat, makanan ringan, serta minuman hangat dan dingin, yang disiapkan langsung oleh para pengurus. Poskonya diberi nama “Posko Persaudaraan dan Kerukunan”.

Untuk lokasi posko, tepat berada di halaman Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Jalan SIS Aljufri, Kecamatan Palu Barat. Posisinya ke arah selatan lokasi haul.

Baca Juga: Jelang Haul Guru Tua ke-58, Yayasan Masjid Al-Khairaat Temui Wali Kota Palu

Menurut Ketua FKUB Sulteng, Prof Zainal Abidin, keberadaan posko makanan dan minuman gratis, sebagai simbol semangat kebersamaan lintas agama dalam melayani para jamaah haul.

Menariknya, kata dia, proses distribusi makanan dan minuman tersebut melibatkan para pemuda dan remaja lintas agama di Kota Palu.

“Mereka juga tergabung dalam Pelopor Kerukunan Dunia Maya (PKDM) Pemuda Lintas Agama Sulteng, sebuah komunitas bentukan FKUB Sulteng pada tahun 2024 yang aktif mengampanyekan nilai-nilai toleransi dan kerukunan di media sosial,” terang Prof Zainal.

Baca Juga: Yayasan Masjid Al-Khairaat Pelaksana Haul Guru Tua ke-58, Muchsin Al Habsyi Ketua Panitia

Keberadaan posko tersebut merupakan agenda rutin yang kini memasuki tahun keempat selama Prof Zainal menjabat Ketua FKUB.

Nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama, sebutnya, sejatinya telah diajarkan Guru Tua kepada para murid dan pengikutnya sejak dahulu. Semangat inilah terus diwariskan dan diwujudkan dalam berbagai kegiatan sosial yang inklusif.

Baca Juga: Habib Alwi Aljufri Tinjau Lokasi Pembangunan MDA Alkhairaat Huntap 1 Tondo

“Olehnya, kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat kolaborasi dalam menciptakan kedamaian dan memperkuat kerukunan umat beragama,” kata Prof Zainal, Jumat (27/3) malam di Palu.

Ia menambahkan, di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini, pelaksanaan kegiatan tersebut didukung melalui swadaya atau urunan dari para pengurus FKUB.

Baca Juga: Kader Alkhairaat Pimpin Hanura Kota Palu

Ada juga kontribusi sejumlah pengusaha non-muslim yang turut berpartisipasi dalam menyambut para jamaah haul dari berbagai wilayah di kawasan timur Indonesia.

“Partisipasi lintas agama dalam kegiatan ini diharapkan semakin mempererat persaudaraan dan memperkuat harmoni sosial di Sulawesi Tengah, sekaligus menjadi teladan dalam menjaga nilai-nilai kebhinekaan di tengah masyarakat,” ujarnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *