Guru SD Kotarindau Dolo Ditemukan Karyawannya Meninggal Dunia

Guru SD Kotarindau Dolo Ditemukan Karyawannya Meninggal Dunia

PALU – Warga Kelurahan Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di sebuah rumah, Senin pagi (12/1/2026).

Rumah itu diketahui digunakan sebagai tempat usaha penyewaan peralatan camping.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Tenggelam, Bocah 7 Tahun Meninggal Dunia di Pelabuhan Tilongkabila Luwuk

Korban diketahui berinisial Y (28), seorang guru PPPK di SD Inpres Kotarindau, Dolo, Kabupaten Sigi.

Selain berprofesi sebagai tenaga pendidik, korban menjalankan usaha penyewaan perlengkapan camping bernama Kumis Outdoor yang berlokasi di Jalan Kancil.

Peristiwa ini pertama kali terungkap sekitar pukul 08.00 Wita. Seorang karyawan korban, Kiki (27), datang ke rumah itu untuk bekerja namun mendapati rumah dalam keadaan terkunci.

Baca Juga: Pembalap Muda Sulteng Meninggal Dunia di Ajang Race Cup Kapolres Banggai 2025

Merasa curiga, saksi kemudian masuk ke dalam rumah dan menemukan korban terbaring di atas kasur di ruang depan dalam kondisi sudah tak bernyawa.

“Saksi sempat mencoba membangunkan korban, namun korban sudah tidak bergerak dan tubuhnya terasa dingin,” ujar Kapolsek Palu Selatan, AKP Muhammad Kasim, S.H., mewakili Kapolresta Palu Kombes Pol Hari Rosena.

Baca Juga: Muslihat Cinta Dosen di Palu Berujung di Kantor Polisi

Menyadari kondisi tersebut, saksi segera meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Personel Polsek Palu Selatan bersama piket fungsi langsung menuju lokasi kejadian untuk mengamankan area dan memasang garis polisi.

Unit Identifikasi Polresta Palu kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab kematian korban.

Baca Juga: Gegara Diancam akan Dibunuh, Pria di Palu Tewas di Tangan Kakek Sendiri dengan 10 Tusukan

Sekitar pukul 10.30 Wita, jenazah dievakuasi menggunakan ambulans ke RS Bhayangkara Polda Sulawesi Tengah untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

“Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban meninggal akibat sakit, kemungkinan serangan jantung, mengingat korban sebelumnya sempat mengeluhkan kelelahan dan kondisi badan kurang sehat,” jelasnya.

Baca Juga: Sisi ‘Gelap’ IMIP yang Kerap Dibanggakan Pemerintah

Hingga kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *