PALU – Mantan Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Sulawesi Tengah periode 2000-2004, Rendy M Affandi Lamadjido, angkat bicara menyikapi polemik dan klaim kantor Gapensi Sulawesi Tengah.
Apa yang disampaikan kakak kandung Wagub Sulteng Reny Lamadjido itu, berbeda 180 derajat dengan klaim kepemilikan yang disampaikan Hasyim Hadaddo.
Jika Hasyim Hadaddo secara terang-terangan mengatakan bahwa kantor Gapensi Sulteng di kompleks ruko Palu Plaza telah ia beli pada 2007 silam, justru berbeda dengan pengakuan Rendy Lamadjido.
“Maaf itu milik Gapensi,” kata Rendy soal status kantor Gapensi Sulteng yang diklaim Hasyim Hadaddo, pada Selasa (11/11/2025) dini hari melalui pesan WhatsApp.
Baca Juga: Gubernur Anwar Hafid Siap Tengahi Permasalahan PPPK Donggala
Tidak itu saja yang disampaikan mantan anggota DPR RI dua periode tersebut. Kantor Gapensi yang diklaim Hasyim, justru ia yang mengadakannya dulu sehingga Gapensi berkantor di kompleks Palu Plaza sampai sekarang.
“Saya yang mengusahakan kantor tersebut,” tegas Rendy.
Bahkan, ia lantang menyatakan bahwa aset itu adalah milik Gapensi. Bukan milik siapa-siapa apalagi milik orang pribadi.
Baca Juga: Diduga Serobot Lahan dan Tambang Ilegal, PT ANN Dilaporkan ke Polres Morowali
“Jadi kantor tersebut milik Gapensi,” ujar Rendy lagi.
Saat diminta menceritakan secara singkat keberadaan kantor Gapensi Sulteng yang diklaim Hasyim Hadaddo, Rendy tidak lagi bersedia menjawab pertanyaan media ini.
Diberitakan sebelumnya, pengusaha yang juga mantan Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (Gapensi) Sulawesi Tengah periode 2006-2016, Hasyim Hadaddo, bersikeras agar kantor BPD Gapensi Sulawesi Tengah di kompleks Palu Plaza, Kota Palu, segera dikosongkan.
Baca Juga: Dugaan Penipuan Adik Wali Kota mulai Digarap Polresta Palu
Kantor berupa ruko dua lantai itu diminta Hasyim dalam waktu tiga hari segera dikosongkan, terhitung mulai Senin (10/11/2025).
“Kami minta kepada Ketua dan pengurus Gapensi Sulteng dibawah pimpinan Hj Salma Rahman, segera mengosongkan kantor ruko dua lantai di Palu Plaza yang menjadi kantor Gapensi Sulteng, dalam waktu 3 hari kedepan Senin hingga Rabu,” kata Hasyim sembari memperlihatkan bukti sertifikat kepemilikan.
Menurutnya, ruko dua lantai yang sekarang dijadikan kantor Gapensi Sulteng, ia beli pada 2007 silam dari Annar Salahuddin Sampetoding yang juga owner PT Sulwod.
Baca Juga: Tim Sudah Turun Lapangan, Sekkab Morowali: Izin Tersus PT Bukit Jejer Sukses Lengkap
Sebelumnya, ruko itu digunakan oleh Rendy Lamadjido untuk kantor Gapensi Sulteng yang disewapakaikan dan atau pinjamkan oleh Annar. Lalu, Annar menjualnya ke Hasyim Hadaddo pada tahun 2007.
Terpisah, Ketua Gapensi Sulteng Hj. Salmah Rahman mengatakan jika memang ruko dua lantai yang menjadi kantor Gepensi Sulteng milik Hasyim Hadaddo, mestinya diperlihatkan surat atau bukti kepemilikan dan atau kwitansi pembelian.
Baca Juga: Kasus HIV/AIDS di Palu Hampir 2 Ribu, Wagub Reny Minta Pelajar Jauhi Pergaulan Bebas
“Kalau memang milik pak Hasyim Hadaddo, mestinya beliau tunjukkan sertifikat kepemilikannya dan mana kwitansi pembelian? Dan dibeli dari mana (siapa)?,” ujar Ketua Gapensi Sulteng itu. (*)





