MAKASSAR — Predikat membanggakan diraih jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Kapolres Parigi Moutong di Provinsi Sulawesi Tengah, AKBP Dr. Hendrawan A.N., S.I.K., M.H., resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Administrasi Publik dari Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar.
Perwira menengah lulusan Akpol 2006 itu berhasil mempertahankan disertasinya dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor di Aula Prof. Syukur Abdullah, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unhas, Kamis (16/10/2025).
Baca Juga: Polsek Torue Patroli Blue Light, Warga Merasa Lebih Aman di Malam Hari
Dalam sidang tersebut, AKBP Hendrawan memaparkan disertasi berjudul: Organizational Capabilities Aparatur Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dalam Pelaksanaan Audit Keuangan di Provinsi Sulawesi Selatan.
Dengan penyampaian yang lugas dan argumentatif, ia sukses meyakinkan dewan penguji dan dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan.
Baca Juga: Polres Parigi Moutong Laksanakan GPM, Salurkan 1 Ton Beras Murah
Dewan penguji terdiri dari sejumlah akademisi terkemuka, di antaranya
1. Prof. Dr. Muh. Akmal Ibrahim
2. Prof. Dr. H. Badu Ahmad
3. Prof. Dr. Phil. Sukri
4. Prof. Dr. Andi Aslinda
5. Dr. H. M. Thahir Haning
6. Prof. Dr. Farida Patittingi, dan
7. Prof. Dr. Hasniati
Ujian terbuka hari itu turut dihadiri istri, anak, keluarga besar, serta para pejabat utama Polres Parigi Moutong yang datang khusus untuk memberikan dukungan dan doa bagi sang Kapolres.
Baca Juga: Dua Pelaku PETI di Ongka Malino Parigi Moutong Ditangkap
Prof. Dr. Phil. Sukri, yang juga Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) dan bertindak sebagai penguji eksternal, menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian akademik AKBP Hendrawan.
“Saya bersyukur dan bangga atas keberhasilan beliau meraih gelar doktor. Ini bukan hanya kebanggaan pribadi dan keluarga, tapi juga bagi institusi Polri. Semoga menjadi inspirasi bagi para kapolres lain untuk terus mengembangkan kapasitas akademik dan profesional,” ujar Prof. Sukri.
Baca Juga: Polda Sulteng Patroli Skala Besar Selama 14 Hari ke Depan
Keberhasilan AKBP Dr. Hendrawan menjadi bukti bahwa semangat belajar bisa berjalan seiring dengan pengabdian kepada bangsa.
Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polri lainnya. (*)





