PALU – Karangan bunga ucapan duka atas meninggalnya Amrullah S. Kasim Almahdaly, mulai memenuhi rumah duka di Jalan Mokolembake No.1, Kelurahan Lere, Kota Palu, siang ini (18/11/2025).
Karangan bunga tampak berjejer memenuhi halaman hingga pagar depan, rumah dua lantai di depan SMA 4 Palu tersebut.
Baca Juga: Politisi Amrullah Almahdaly Meninggal di Jakarta, Petang Ini Dimakamkan di Palu
Ucapan duka datang dari kolega dan rekan-rekan almarhum, sebagai bentuk belasungkawa dan penghormatan terakhir.
Salah satu karangan bunga datang dari Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase. Kemudian dari politisi Mardiman Sane. Ada juga karangan bunga dari beberapa perusahaan swasta.
Selain itu, juga terpampang karangan bunga dari Dr. Abdul Rachman Thaha. Anggota DPD RI periode 2019-2024 itu dikenal dekat dengan almarhum.
Abdul Rachman Thaha (ART) bahkan mengenal baik keluarga almarhum. Saat menerima kabar meninggalnya Amrullah Almahdaly, ART cukup kaget.
Baca Juga: Sukses Program Astacita di Sulteng, Anwar Hafid: Kuncinya Kerja Sama
“Belakangan ini almarhum tidak ada kabar sakit atau apa. Namun ini sudah kehendak Allah SWT. Saya kehilangan sosok yang ramah dan hangat seperti almarhum,” ujar ART.
Diketahui, politisi sekaligus pengusaha asal Kabupaten Parigi Moutong, Hi. Amrullah S Kasim Almahdaly, SE, meninggal dunia di Jakarta pada Senin malam (17/11/2025) sekitar pukul 22.50 WIB.
Baca Juga: Sebab Musabab Kematian Afif Siraja, Polda Sulteng akan Ungkap Secepatnya
Ia menghembuskan nafas terakhir di salah satu rumah sakit di Jakarta di usia 56 tahun.
Amrullah diketahui pernah menjadi angggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah selama dua periode. Ia juga merupakan salah satu mantan Calon Bupati (Cabup) Parigi Moutong di Pilkda 2024.
Informasi yang dihimpun, jenazah almarhum akan diterbangkan dari Jakarta ke Palu pada Selasa hari ini (18/11/2025).
Baca Juga: Ditinjau Gubernur Sulteng, Dapur MBG di Kecamatan Dondo Siap Beroperasi
Pemakaman akan dilaksanakan pada Selasa petang di salah satu kompleks makam keluarga di Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga Kota Palu.
“Dimakamkan di salah satu area makam keluarga di Pengawu,” tulis salah satu akun Facebook @Nur Aftiani Titania, keluarga almarhum.
Baca Juga: Polres Parigi Moutong Turun ke Pasar Cek Harga Beras, Nyatakan Stabil
Berpulangnya pria yang akrab disapa Babe itu, banyak meninggalkan kesedihan bagi keluarga maupun rekan-rekan almarhum.
Innalilahi wa ilaihi roji’un. Selamat jalan Babe, doa kami mengiringimu. (*)





