PALU — Warga Kelurahan Kayumalue di Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah, mendadak geger pada Minggu (18/1/2026) pagi.
Minimarket Indomaret di Kayumalue dirampok. Seorang karyawannya nyaris jadi korban perampokan, karena pelaku membawa senjata tajam berupa parang.
Baca Juga: Polisi Dihadang Warga saat Gerebek Narkoba di Kayumalue, Polda Sulteng Jelaskan Kronologinya
Kejadiannya sekitar pukul 06.55 WITA. Pagi itu, seorang karyawan Indomaret Kayulamalue bernama Rifaldi (21), datang untuk membuka toko.
Kebetulan suasana masih sepi. Tiba-tiba, seorang pria masuk dan langsung menodongkan parang kepada Rifaldi.
Pelaku langsung merampas ponsel korban. Ia juga memaksa Rifaldi untuk membuka brankas.
Baca Juga: Kios BRILink di Morowali Dirampok Pria Bersenjata Api
Permintaan itu ditolak karena kunci dipegang kepala shift.
Pelaku lalu bertindak brutal. Mulut, tangan, dan kaki korban dililit lakban. Rifaldi diseret ke depan gudang dan ditinggalkan dalam kondisi tak berdaya.
Sekitar pukul 07.20 Wita, kepala shift, Suci Ramadani, tiba di lokasi. Baru membuka pintu, ia langsung berhadapan dengan pelaku yang masih menggenggam parang.
Baca Juga: Tim Investigasi Polda Sulteng Turun ke Morowali, Selidiki Pembakaran Kantor PT RCP
Suci pun panik. Ia berlari keluar sambil berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Teriakan itu membuat pelaku kabur ke arah selatan Jalan Trans Sulawesi.
Warga bergerak cepat mengejar. Pelaku akhirnya tertangkap di areal lahan sagu di wilayah tetangga, tepatnya di Kelurahan Kayumalue Pajeko.
Baca Juga: Polsek Marawola Tangkap Pelaku Pencurian HP di Desa Sunju
Personel Polsek Tawaeli tiba dan langsung mengamankan pelaku. Namun pelaku sudah diamuk massa.
Ia kemudian dibawa ke RS Madani untuk mendapat perawatan medis, sebelum digiring ke Mapolsek Tawaeli.
Kapolsek Tawaeli, Iptu Zulham Abdillah, memastikan korban selamat. Pelaku kini diproses hukum.
Baca Juga: Pencuri Bercadar di Sigi Ditangkap Polisi, Gasak Ratusan Juta Isi Kios dan Uang
“Korban selamat dan pelaku sudah diamankan. Tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Zulham mengapresiasi keberanian warga. Namun ia mengingatkan agar tidak main hakim sendiri.
Dari tangan pelaku, polisi menyita parang, motor Yamaha Mio M3 merah, uang tunai Rp485 ribu, 45 bungkus rokok, dan ponsel korban. Kerugian ditaksir Rp4.972.800.
Baca Juga: Mantan Aktivis HMI Afif Siraja Meninggal Dunia karena Serangan Jantung
Teror pagi itu pun berakhir. Warga kembali tenang. Indomaret Kayumalue kembali beroperasi seperti biasa. Kejadian ini viral di media-media sosial. (*)





