AMERIKA – Lagu Pink Pony Club milik Chappell Roan resmi menembus luar angkasa—secara harfiah.
Dalam momen yang tak terduga namun sangat pop culture, NASA memutar lagu hit Chappell Roan tersebut untuk membangunkan kru misi Artemis II pada Sabtu (4 April), saat para astronot tengah menjalani perjalanan bersejarah mengelilingi bulan dengan pesawat ruang angkasa Orion.
Baca Juga: 3 Jenis Teh yang Direkomendasikan Dokter untuk Redakan Masalah Perut, dari Kembung hingga Kram
Lagu pop yang pertama kali dirilis pada 2023 itu dipilih sebagai “wake-up call” selama siaran langsung misi bulan NASA. Kehadiran Pink Pony Club langsung mencuri perhatian, menggabungkan atmosfer ilmiah dengan energi glam-pop khas Chappell Roan. Namun, euforia itu ternyata tak bertahan lama.
Alih-alih diputar penuh, lagu tersebut justru terhenti hanya sekitar satu menit setelah mulai diperdengarkan—tepat sebelum masuk ke bagian reff yang paling dinantikan.
Respons dari kru pun langsung jadi sorotan.
“Kami semua sangat menantikan bagian paduan suara,” ujar Komandan Reid Wiseman sambil tertawa, disambut gelak tawa yang terdengar di siaran langsung.
Baca Juga: BTS Bikin ARMY Heboh! Lagu Tersembunyi ‘ARIRANG’ Akhirnya Terungkap, Diproduseri Suga
Komentar santai itu langsung menjadi momen favorit penonton, memperlihatkan sisi ringan dan manusiawi dari sebuah misi luar angkasa yang sangat serius. Dari pusat kendali, Capsule Communicator pun merespons dengan nada bercanda, berjanji akan “mencoba lagi lain kali” sebelum melanjutkan briefing pagi untuk kru.
Menurut laporan USA Today, Wiseman merupakan bagian dari empat astronot yang meninggalkan orbit Bumi pada Kamis (2 April) dalam misi bersejarah Artemis II—penerbangan berawak yang membawa manusia kembali ke sekitar bulan untuk pertama kalinya dalam era modern eksplorasi lunar.
Misi ini tak hanya menjadi tonggak penting bagi program bulan NASA, tetapi juga menyuguhkan sederet momen tak terduga, termasuk ketika lagu pop modern ikut menjadi soundtrack perjalanan antariksa.
Baca Juga: Kalah Telak dari City, Masa Depan Arne Slot Disorot, Liverpool Mulai Lirik Xabi Alonso
Selama sekitar enam jam pada Senin (6 April), matahari, bulan, dan pesawat Orion dijadwalkan berada dalam posisi sejajar. Momen langka itu memungkinkan kru melihat sekitar 20 persen sisi jauh bulan yang diterangi matahari—pemandangan yang belum pernah disaksikan langsung oleh banyak manusia sepanjang sejarah.
Dan di tengah semua pencapaian ilmiah itu, satu hal yang tampaknya tetap universal: bahkan astronot pun kesal kalau lagu favorit dipotong sebelum reff.***





