PALU – Fenomena no viral, no justice, yang kian menguat di tengah masyarakat, dinilai sebagai sinyal serius yang harus dijawab secara terbuka oleh institusi kepolisian.
Isu ini mencerminkan kegelisahan publik sekaligus memunculkan pertanyaan mendasar tentang kondisi penegakkan hukum di tubuh Polri saat ini.
Baca Juga: Kinerja Polda Sulteng Diaudit Itwasum Polri
Hal tersebut disampaikan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah, Prof. Zainal Abidin, saat pertemuan bersama Tim Reformasi Polri yang digelar di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Selasa (16/12) pagi.
Prof. Zainal menyinggung ungkapan yang kerap beredar di masyarakat bahwa semua orang sama di mata hukum, tetapi tidak sama di mata penegak hukum.
Guru Besar UIN Datokarama Palu itu menilai, kalimat tersebut mencerminkan kegelisahan publik terhadap praktik penegakan hukum yang dinilai belum sepenuhnya menghadirkan rasa keadilan.
Baca Juga: Prof Zainal Abidin Sebut Guru Pembentuk Karakter Bangsa
Persepsi publik bahwa keadilan baru bergerak setelah suatu perkara viral di media sosial, menjadi alarm keras bagi institusi kepolisian untuk melakukan pembenahan serius dan menyeluruh.
Prof Zainal menekankan pentingnya kehadiran aparat penegak hukum yang memiliki integritas, iman, serta etika moral yang kuat.
Penegakkan hukum, kata dia, harus dijalankan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan negara, semata-mata untuk mengharap rida Tuhan, bukan karena tekanan atasan ataupun sorotan publik.
Baca Juga: Prof Zainal Abidin Bawa Pesan Moderasi di Natal Nasional Papua Barat Daya
“Institusi kepolisian bukan dibentuk untuk memperkaya diri, melainkan untuk mengabdi dan melayani. Karena itu, penguatan etika dan moral di tubuh kepolisian menjadi keharusan agar kepercayaan publik dapat kembali tumbuh,” tegasnya.
Menurutnya, reformasi Polri tidak hanya soal sistem dan regulasi, tetapi juga menyangkut pembentukan karakter aparat yang menjunjung tinggi keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab moral dalam setiap pelaksanaan tugas.
Baca Juga: Bantuan Logistik Polda Sulteng dan Bhayangkari Tiba di Aceh
“Pentingnya karakter dan moral aparat kepolisian dalam setiap mengemban tugas dan mengabdikan dirinya kepada Masyarakat luas. Ada juga ungkapan lapor ayam hilang kambing terjual,” demikian Prof. Zainal. (*)





