Proyek “Misterius” BPJN Sulteng di Jalan Poros Pantoloan – Tompe

Proyek "Misterius" BPJN Sulteng di Jalan Poros Pantoloan - Tompe
Kualitas pekerjaan pemeliharaan jalan nasional poros Pantoloan - Tompe. Baru saja dikerja sudah rusak lagi. (Foto: IST).

PALU – Masyarakat mempertanyakan pekerjaan pemeliharaan jalan di poros Pantoloan – Tompe. Sebab pemeliharaan jalan nasional yang menghubungkan Kota Palu dan Kabupaten Donggala itu terkesan ‘misterius’.

Karena pekerjaan pemeliharaan jalan itu tidak ada papan proyeknya. Belum lagi pekerjaannya di lapangan belum apa-apa sudah rusak alias kurang becus.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Warga Donggala Terima Penghargaan di Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70

“Proyek misterius. Ada pekerjaannya, tapi tidak ada papan proyeknya,” kata beberapa pengendara yang melintas.

Pekerjaan pemeliharaan jalan itu dikelola Balai Penanganan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Sulteng. Yang mengerjakan disebut-sebut perusahaan rekanan di Kota Palu.

“Kontraktor di Palu yang kerja. Ini informasi di masyarakat. Tapi pekerjaannya sudah rusak lagi,” kata warga Batusuya, Donggala, baru-baru ini.

Baca Juga: Dari Cedera ke Cahaya: Dembele dan Pelajaran Politik Kesabaran

Jalan poros Pantoloan – Tompe tersebut tampak ditempel dengan aspal baru. Terutama yang sudah berlubang. Namun, aspel yang ditempelkan juga sudah rusak lagi.

“Payah ini kalau begini model pekerjaannya. Belum apa-apa sudah terkelupas lagi aspalnya,” keluh beberapa pengendara melihat kualitas pekerjaan di lapangan.

Baca Juga: Update Kasus Keracunan MBG di Bangkep, Tim RSUP Wahidin Makassar Diturunkan

Informasi dari masyarakat, pekerjaan itu disebut akan berakhir pada Desember 2025. Waktunya 230 hari kalender. Anggarannya sekitar Rp12 miliar.

Pihak BPJN Sulteng yang dikonfirmasi belum berhasil hingga berita ini tayang. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *