PALU — Jembatan IV Palu resmi digunakan mulai Jumat hari ini (13/2/2026). Jembatan yang membentang tepat di muara Sungai Palu itu diresmikan penggunaannya oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido.
Jembatan tersebut menjadi bagian penting dari proses pemulihan Kota Palu pascabencana gempa dan tsunami 2018.
Baca Juga: Diguyur Hujan Berjam-jam, Palu dan Donggala Terendam Banjir
Setelah melalui tahapan pembangunan dan rehabilitasi, infrastruktur itu kembali difungsikan sebagai penghubung antarwilayah di ibu kota provinsi.
Sebagai informasi, jembatan IV Palu dibangun menggunakan sumber dana dari hibah JICA. Nilai hibah untuk proyek ini diperkirakan sekitar Rp325 miliar (sekitar 2,5 miliar Yen).
Baca Juga: Ramadan dengan Mobil Baru, Program Tukar Tambah Kalla Toyota Banyak Untungnya
Kontraktor pelaksananya PT Waskita Karya. Ground breaking pembangunan jembatan pada 20 Juli 2022. Pembangunannya sendiri sebenarnya telah rampung sejak Juli 2025.
Namun peresmian sempat tertunda selama tujuh bulan (Juli 2025 hingga Februari 2026), karena menunggu tahapan loading test dan audit keselamatan jalan.
Wakil Gubernur Reny Lamadjido menyebut, pembangunan jembatan IV merupakan bagian dari Program BERANI Lancar. Dengan difungsikannya kembali jembatan, konektivitas pergerakan masyarakat serta distribusi barang dan jasa semakin lancar.
Baca Juga: Wagub Reny Lamadjido Jalan Santai Bersama Alumni UGM se-Sulteng
Jembatan IV Palu diharapkan tidak hanya menjadi penghubung kawasan strategis, tetapi juga simbol kebangkitan daerah setelah melewati masa pemulihan panjang.
“Keberadaan jembatan ini memberi dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi, termasuk perdagangan, pariwisata, dan mobilitas warga,” kata Wagub Reny.
Reny mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik tersebut, supaya dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Baca Juga: Bermalam Minggu Bersama Ribuan Orang di Vatulemo
Apalagi menjelang Bulan Suci Ramadan, kawasan jembatan Palu IV diperkirakan menjadi salah satu titik aktivitas warga.
Wagub Sulteng itu juga mengapresiasi pemerintah pusat atas dukungan pembangunan infrastruktur di Sulawesi Tengah. (*)





