Tinjau Banjir Sumatera, Presiden Prabowo Instruksikan Penanganan Cepat Akses Darurat 

Tinjau Banjir Sumatera, Presiden Prabowo Instruksikan Penanganan Cepat Akses Darurat  
Presiden Prabowo Subianto meninjau banjir Sumatera dan menemui pengungsi. (Foto: Setkab RI).

ACEH – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung banjir di Pulau Sumatera. Peninjauan dimulai dari Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara.

Usai melakukan peninjauan wilayah terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Prabowo bertolak menuju ke Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, pada Senin, (1/12/2025).

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Lantik 961 Kepala Daerah Terpilih di Istana Kepresidenan

Saat tiba, Presiden Prabowo langsung melakukan peninjauan ke lokasi terdampak. Seperti Jembatan Pante Dona, yang putus total akibat banjir besar yang melanda wilayah itu. Di lokasi ini, ribuan warga terisolasi. Jalur logistik terhenti total.
 
Presiden Prabowo mengatakan, pemerintah akan mempercepat pembangunan akses darurat agar mobilitas masyarakat segera pulih. Rekonstruksi jembatan permanen juga akan diprioritaskan agar transportasi dan ekonomi masyarakat dapat bangkit kembali.

Baca Juga: Setahun Pemerintahan Prabowo – Gibran, Wilayah Sulteng Aman dan Kondusif
 
Bupati Aceh Tenggara, Salim Fakhry mengatakan, ini adalah pertama kalinya dalam sejarah, seorang Presiden datang ke Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara.
 
Setelah itu, Presiden Prabowo kemudian menuju Desa Bambel Baru, Kabupaten Aceh Tenggara untuk meninjau langsung kondisi korban banjir yang kini tinggal di tenda-tenda darurat.

Baca Juga: Setelah Bertemu Prabowo, PBNU Keluarkan Imbauan ke Warga Nahdliyyin

Banjir besar yang melanda wilayah tersebut memaksa sedikitnya 4.080 warga mengungsi setelah air bah datang secara tiba-tiba dan merendam permukiman serta fasilitas publik.
 
Selain meninjau fasilitas pengungsian seperti dapur umum, pos kesehatan, dan area logistik, Presiden juga mendengarkan langsung cerita dan kebutuhan yang disampaikan warga.

Salah seorang warga meminta agar pemerintah membangun bendungan agar tiap kali panen jagung, tidak terkena banjir.

Baca Juga: Majelis Taklim Datokarama Kirim Doa untuk Presiden Prabowo di Hari Santri

Mendengarkan hal ini, Presiden pun akan memastikan pemerintah membangun bendungan di wilayah tersebut.

Beberapa hari lalu, banjir besar menghantam tiga provinsi di Pulau Sumatera. Yaitu Aceh, Sumut dan Sumbar.

Ratusan orang dilaporkan meninggal dunia. Banyak harta benda warga hilang tersapu banjir. Fasilitas umum banyak rusak berat dan tidak bisa difungsikan. (*)

Sumber: Setkab RI

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *