AMERIKA – Dunia musik alternatif dikejutkan oleh kabar serius yang melibatkan mantan gitaris Turnstile, Brady Ebert. Musisi yang pernah menjadi bagian penting dari band hardcore asal Baltimore itu kini resmi ditangkap atas dugaan percobaan pembunuhan terhadap William Yates, ayah dari vokalis Turnstile, Brendan Yates.
Informasi penangkapan ini mencuat pada Kamis, 2 April 2026, setelah catatan penahanan dari Montgomery County menunjukkan bahwa Ebert diamankan sejak 31 Maret.
Baca Juga: Memorabilia Langka! Bob Marley Kembali Jadi Sorotan, Rambut Gimbalnya Masuk Lelang Eksklusif
Dalam dokumen tersebut, ia didakwa dengan percobaan pembunuhan tingkat dua dan penyerangan tingkat satu. Sejumlah laporan juga menyebut Ebert telah menjalani sidang perdananya pada 1 April dan hingga kini masih ditahan tanpa jaminan.
Diduga Sengaja Menabrak Ayah Brendan Yates
Kasus ini menjadi semakin mengejutkan setelah terungkap bahwa korban dugaan serangan adalah ayah dari Brendan Yates sendiri.
Menurut laporan yang beredar, pihak kepolisian menemukan William Yates dalam kondisi terluka di bagian bawah tubuhnya di halaman depan rumah keluarga mereka di Silver Spring.
Baca Juga: 8 Makanan yang Diam-Diam Bisa Meningkatkan Risiko Diabetes, Dokter Minta Waspada
Brady Ebert diduga datang ke rumah tersebut dengan mobil, membunyikan klakson, lalu berteriak dan mengumpat sebelum pergi. Namun situasi disebut memburuk ketika ia kembali ke lokasi dan diduga sengaja menabrak William Yates menggunakan kendaraannya.
Tak berhenti di situ, Ebert juga disebut kembali sekali lagi setelah insiden itu dan melontarkan kalimat mengejutkan kepada keluarga korban, dengan mengatakan bahwa William Yates “pantas mendapatkannya” sebelum tim medis tiba di lokasi.
Dalam keterangan kepada polisi, Brendan Yates menyebut bahwa Ebert “telah menimbulkan masalah dengan keluarganya sejak dipecat dari band.”
Baca Juga: Bayern Munchen Bergerak Cepat, Striker Muda Kamerun Disiapkan Jadi Pewaris Harry Kane
Turnstile Akhirnya Rilis Pernyataan Resmi
Setelah kabar ini viral di kalangan penggemar musik, Turnstile akhirnya merilis pernyataan resmi yang tak hanya mengonfirmasi insiden tersebut, tetapi juga memastikan bahwa William Yates selamat dan telah berhasil menjalani operasi.
Dalam pernyataan itu, band mengungkap bahwa mereka sebenarnya sudah memutus hubungan dengan Brady Ebert sejak 2022 karena pola perilaku yang dinilai berbahaya.
“Turnstile memutuskan hubungan dengan Brady Ebert pada tahun 2022 sebagai respons terhadap pola perilaku berbahaya yang konsisten yang memengaruhi dirinya sendiri, band, dan komunitas.”
Mereka juga menyebut telah berupaya membantu Ebert mendapatkan dukungan dan akses pemulihan, namun pada akhirnya harus menetapkan batas tegas ketika komunikasi sehat tak lagi memungkinkan dan ancaman kekerasan mulai muncul.
Turnstile menambahkan bahwa selama bertahun-tahun setelah kepergian Ebert, mereka memilih untuk tidak membalas serangan verbal di ruang publik demi menjaga privasi mantan gitaris tersebut. Namun dalam beberapa bulan terakhir, ancaman disebut semakin meningkat.
“Minggu lalu, kekerasan itu berujung pada serangan fisik ketika Brady pergi ke rumah orang tua Brendan dan menggunakan kendaraannya untuk menabrak ayah Brendan, menyebabkan trauma fisik yang parah.”
Baca Juga: Bahasa Kaili di Ambang Kepunahan, Nurmiati: Diperkirakan 15-20 Tahun Mendatang
Band itu pun mengaku bersyukur karena William Yates berhasil selamat dan kini tengah menjalani masa pemulihan.
“Kami sudah kehabisan kata-kata untuk Brady. Mohon hormati privasi kami saat ini.”
Kontroversi Brady Ebert Terus Berlanjut
Nama Brady Ebert memang beberapa waktu terakhir kembali ramai dibicarakan. Setelah hengkang dari Turnstile, ia membentuk band baru pada 2025 bernama The SET atau The Self Evident Truth.
Baca Juga: 10 Latihan Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Sendi, Bantu Tetap Aktif hingga Usia Lanjut
Namun perjalanan band itu tak berlangsung mulus. Bulan lalu, Ebert justru dikeluarkan dari The SET setelah melontarkan tuduhan bahwa Turnstile menyalahgunakan dana dari konser amal. Ia juga sempat melontarkan komentar pedas kepada mantan band-nya, termasuk menuding mereka “menjilat penggemar” usai unggahan bertuliskan “abolish ICE”.
Ironisnya, konflik internal itu terjadi hanya beberapa saat sebelum The SET dijadwalkan merilis EP debut mereka, ‘Self Evident Truth’, pada 6 Maret.
Dalam pernyataan resmi, The SET menegaskan sikap mereka:
“Brady bukan lagi anggota THE SET. Kami tidak akan mentolerir komentar dan perilakunya yang tidak masuk akal terhadap anggota band kami dan komunitas kami.”
Baca Juga: Jimmy Page Rilis Demo Rumahan Asli ‘Ten Years Gone’, Penggemar Led Zeppelin Langsung Terpukau
Guncangan Besar di Balik Nama Turnstile
Kasus ini menjadi pukulan besar, bukan hanya bagi Turnstile, tetapi juga bagi komunitas musik hardcore yang selama ini mengikuti perjalanan band tersebut.
Di tengah reputasi mereka sebagai salah satu band paling berpengaruh dalam skena modern, kabar ini menghadirkan sisi gelap yang mengejutkan dari hubungan lama yang tampaknya belum pernah benar-benar selesai.
Kini, fokus utama tertuju pada pemulihan William Yates, sementara proses hukum terhadap Brady Ebert dipastikan akan terus menjadi sorotan publik.***





