Film Dokumenter Baru Ungkap Perjuangan Hidup Paul DiAnno Sebelum Meninggal Dunia

Film Dokumenter Baru Ungkap Perjuangan Hidup Paul DiAnno Sebelum Meninggal Dunia
Paul DiAnno (instagram/@pauldiannoofficial)

INGGRIS – Dunia heavy metal kembali diselimuti nostalgia dan emosi. Sebuah film dokumenter yang mengangkat perjalanan akhir hidup mantan vokalis Paul DiAnno akhirnya resmi diumumkan dan akan segera dirilis untuk para penggemar musik rock di seluruh dunia.

Dokumenter berjudul Di’Anno – Iron Maiden’s Lost Singer akan tayang dalam format digital on demand serta DVD/Blu-Ray mulai 9 Juni melalui cleorecs.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Arda Guler Masuk Proyek Masa Depan Madrid, Tawaran Besar Langsung Ditolak

Film ini menjadi penghormatan emosional bagi sosok legendaris yang pernah menjadi suara awal dari band heavy metal ikonik Iron Maiden.

Paul DiAnno dikenal sebagai vokalis utama Iron Maiden pada periode 1978 hingga 1981 sebelum akhirnya meninggalkan band dan meniti karier solo.

Suara khas dan energi liarnya menjadi bagian penting dari album klasik Iron Maiden di era awal. Namun perjalanan hidupnya di tahun-tahun terakhir dipenuhi perjuangan kesehatan yang berat.

Baca Juga: 7 Makanan yang Bisa Membantu Memutihkan Gigi Secara Alami Menurut Para Ahli

Pada Oktober 2024, DiAnno meninggal dunia di usia 66 tahun akibat diseksi aorta setelah bertahun-tahun mengalami masalah kesehatan serius. Kini, kisah perjuangan tersebut diabadikan dalam sebuah dokumenter yang disebut-sebut akan menghadirkan sisi paling manusiawi dari sang legenda metal.

Film ini mengikuti perjalanan dua penggemar setia Iron Maiden yang membantu Paul DiAnno melewati masa-masa sulit dalam hidupnya. Mereka membantu memulihkan kondisi kesehatannya sekaligus membangkitkan kembali semangatnya untuk tampil di atas panggung.

Tak hanya menghadirkan kisah emosional, dokumenter ini juga dipenuhi nama besar dunia musik metal. Sejumlah musisi ternama tampil memberikan kesaksian dan penghormatan, termasuk Steve Harris, James Hetfield, Gene Simmons, hingga anggota dari Slayer, Megadeth, dan Sepultura.

Baca Juga: Pemuda Oncone Raya Tanam 2.600 Mangrove untuk Cegah Abrasi dan Perubahan Iklim

Dokumenter ini disutradarai oleh Wes Orshoski, sosok yang sebelumnya dikenal lewat film dokumenter tentang Lemmy. Menurut Wes, kondisi Paul saat itu sangat memprihatinkan karena operasi yang dibutuhkannya tak kunjung disetujui di Inggris.

“Paul berada dalam kondisi yang sangat buruk. Tetapi ketika ia tiba di Kroasia, para penggemar dan dokter memberinya harapan baru. Saya ingin membuat film yang berbeda dari dokumenter rock lainnya, dan saya pikir kami berhasil,” ungkap Wes.

Di tengah antusiasme terhadap film ini, Iron Maiden juga baru saja merayakan perjalanan 50 tahun karier mereka lewat dokumenter terpisah bertajuk Burning Ambition.

Baca Juga: RKAB Galian C di Palu dan Donggala Mandek, Sekjen LMP: Banyak Cara Lain Menambah PAD!

Film tersebut menghadirkan perjalanan panjang salah satu band metal paling berpengaruh sepanjang sejarah musik dunia.

Bagi para penggemar lama Iron Maiden, kehadiran DiAnno, Iron Maiden’s Lost Singer bukan sekadar dokumenter musik biasa.

Film ini menjadi pengingat tentang perjuangan, persahabatan, dan warisan besar seorang vokalis yang pernah menjadi bagian penting dari lahirnya era keemasan heavy metal.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *