Steven Knight Garap Film Besar! Dokumenter Oasis Disebut Jadi Tonggak Sejarah Musik

Steven Knight Garap Film Besar! Dokumenter Oasis Disebut Jadi Tonggak Sejarah Musik
instagram/@oasis

INGGRIS – Film dokumenter tentang reuni bersejarah Oasis akhirnya mendapatkan jadwal tayang resmi.

Proyek yang digarap oleh Steven Knight itu akan hadir di bioskop global dan platform streaming Disney+ pada 2026.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Bayern Munchen Siapkan Transfer Fantastis untuk Bek Andalan Newcastle United

Angkat Kisah Tur Reuni “Live ’25”
Film dokumenter ini akan mengabadikan perjalanan tur reuni besar Oasis bertajuk Live ’25, yang menandai kembalinya Liam Gallagher dan Noel Gallagher tampil bersama setelah bertahun-tahun berseteru.

Proyek tersebut disutradarai oleh Dylan Southern dan Will Lovelance, duo kreatif di balik film dokumenter LCD Soundsystem, Shut Up And Play The Hits.

Tayang di IMAX dan Disney+
Film yang masih belum diumumkan judul resminya ini akan tayang terbatas di bioskop global, termasuk layar IMAX, mulai 11 September 2026.

Baca Juga: Kejaksaan Agung: Kades Jangan Langsung Dipidanakan

Setelah itu, film akan tersedia secara streaming di Disney+ secara global dan melalui Disney+ bersama Hulu di Amerika Serikat pada waktu yang belum diumumkan.

Cuplikan Eksklusif dan Wawancara Langka
Dokumenter ini disebut akan menghadirkan:

• Rekaman latihan eksklusif
• Akses di balik panggung dan di atas panggung
• Dokumentasi tur reuni Oasis
• Wawancara bersama pertama Liam dan Noel dalam lebih dari 25 tahun

Baca Juga: Brigjen Pol Nasri Dipromosi Jadi Kapolda Sulteng, Sebelumnya Jabat Wakapolda Sulsel

Film ini juga akan mengeksplorasi dampak musik Oasis terhadap berbagai generasi penggemar di seluruh dunia.

Steven Knight Sebut Film Ini Emosional
Steven Knight mengaku sangat antusias dengan hasil akhir film tersebut. Menurutnya, dokumenter ini bukan hanya soal band, tetapi juga tentang hubungan emosional para penggemar dengan musik Oasis.

“Saya ingin menceritakan kisah dua bersaudara ini dan band mereka, tetapi juga kisah para penggemar yang hidupnya disentuh oleh musik mereka,” ujar Knight.

Baca Juga: LS-ADI gelar diskusi lingkungan di Palu, bahas pendidikan ekologis dan krisis lingkungan berkelanjutan.

Ia menambahkan bahwa film ini menunjukkan bagaimana musik mampu menyatukan generasi, budaya, dan negara di tengah dunia yang penuh perpecahan.

Durasi Awal Capai Empat Jam
Knight sebelumnya mengungkap bahwa versi awal dokumenter bahkan berdurasi sekitar empat jam sebelum akhirnya dipangkas untuk rilis final.

Sementara itu, Noel Gallagher mengaku baru melihat sebagian kecil hasil film tersebut dan masih sulit memberikan penilaian menyeluruh.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *