Piala Dunia 2026: Lima Kejutan yang Jadi Sorotan di Laga Terakhir Fase Grup

Piala Dunia 2026: Lima Kejutan yang Jadi Sorotan di Laga Terakhir Fase Grup
Ekuador bungkam Jerman di Matchday 3 Piala Dunia 2026 dengan skor 2-1 (instagram/@latriecu)

AMERIKA – Fase grup Piala Dunia FIFA 2026 resmi berakhir dengan berbagai drama yang menghiasi pertandingan terakhir di setiap grup.

Sebanyak 32 tim kini telah memastikan tempat di babak gugur, namun Matchday 3 menyajikan sejumlah hasil dan penampilan yang tidak banyak diprediksi.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Peduli Kemanusiaan, Jam’iyyah SD Islam Al Azhar 63 Palu Salurkan Bantuan Korban Gempa Sigi

Dari kejutan tersingkirnya Korea Selatan hingga kemenangan heroik Ekuador atas Jerman, berikut lima momen paling mengejutkan pada Matchday 3 Piala Dunia 2026.

5. Korea Selatan Gagal Melaju ke Babak Gugur
Korea Selatan menjadi salah satu tim yang paling mengecewakan pada laga terakhir fase grup.

Setelah meraih kemenangan atas Republik Ceko dan kalah tipis dari Meksiko, Taegeuk Warriors hanya membutuhkan hasil imbang saat menghadapi Afrika Selatan untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar.

Baca Juga: Tak Cukup Bukti? Kuasa Hukum Minta Kejati Sulteng Hentikan Penyidikan PT Cocoman

Namun strategi pelatih Hong Myung-bo yang menyimpan kapten Son Heung-min di bangku cadangan justru menjadi bumerang.

Afrika Selatan tampil disiplin dan mencetak gol kemenangan melalui Thapelo Maseko pada menit ke-63. Kekalahan tersebut membuat Korea Selatan harus angkat koper lebih cepat dari turnamen.

4. Turki Tutup Turnamen dengan Kejutan atas Amerika Serikat
Meski sudah dipastikan tersingkir, Turki tetap menunjukkan semangat juang tinggi saat menghadapi tuan rumah Amerika Serikat.

Baca Juga: Wagub Sulteng Sambut Kedatangan Anggota BPK RI di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri

Tim asuhan Vincenzo Montella berhasil mencuri kemenangan dramatis 3-2 lewat gol Kaan Ayhan pada menit ke-98.

Hasil itu memang tidak mengubah nasib Turki, tetapi cukup untuk menutup turnamen dengan kepala tegak sekaligus menggagalkan rekor sempurna Amerika Serikat di fase grup.

3. Ekuador Bangkit dan Singkirkan Jerman
Ekuador menciptakan salah satu kejutan terbesar di fase grup setelah menundukkan Jerman dengan skor 2-1.

Baca Juga: Inggris Bungkam Panama 2-0: Harry Kane Pecahkan Rekor, Three Lions Juara Grup L

La Tri sempat tertinggal cepat melalui gol Leroy Sane, namun bangkit lewat gol Nilson Angulo dan Gonzalo Plata.

Kemenangan tersebut memastikan Ekuador lolos ke babak 32 besar setelah sebelumnya hanya mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan pertama.

Performa impresif ini menjadi bukti semangat juang tim asuhan Sebastian Beccacece yang tidak pernah menyerah hingga peluit akhir.

Baca Juga: Laga Pembuka 32 Besar Piala Dunia 2026: Kanada Diunggulkan Menang Bersua Afsel

2. Rotasi Besar Norwegia saat Hadapi Prancis
Keputusan pelatih Norwegia, Stale Solbakken, menjadi salah satu topik yang paling banyak dibahas.

Meski banyak pihak menantikan duel Erling Haaland melawan Kylian Mbappe, Solbakken justru mengistirahatkan hampir seluruh pemain intinya karena timnya sudah memastikan tiket ke babak gugur.

Akibatnya, Norwegia tak mampu memberikan perlawanan berarti dan harus menelan kekalahan telak 1-4 dari Prancis.

Baca Juga: 5 Camilan Rendah Kalori yang Mengenyangkan dan Cocok Dikonsumsi Saat Diet

Langkah tersebut memunculkan perdebatan, antara menjaga kebugaran pemain atau kehilangan momentum menjelang fase gugur.

1. James Rodriguez Tunjukkan Magisnya Lagi
James Rodriguez menjadi salah satu bintang paling bersinar pada Matchday 3.

Gelandang veteran Kolombia itu tampil luar biasa saat menghadapi Portugal dan membuktikan bahwa kualitasnya belum pudar meski kini berstatus tanpa klub.

Baca Juga: Modric Ukir Rekor! 5 Fakta Menarik Kemenangan Kroasia atas Ghana di Piala Dunia 2026

Selama 76 menit berada di lapangan, James menciptakan lima peluang, melepaskan satu tembakan tepat sasaran, sukses melewati semua percobaan dribel, serta mencatat akurasi umpan panjang yang sangat impresif.

Penampilan tersebut mengingatkan publik pada sosok James yang pernah menjadi bintang Piala Dunia 2014 dan kembali menunjukkan bahwa pengalaman tetap menjadi senjata berharga di panggung terbesar sepak bola dunia.

Berakhirnya fase grup menandai dimulainya babak baru di Piala Dunia 2026. Dengan banyaknya kejutan yang telah terjadi sejauh ini, fase gugur diprediksi akan menghadirkan pertandingan yang jauh lebih sengit dan penuh drama.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *