AMERIKA – Timnas Inggris menutup fase grup Piala Dunia FIFA 2026 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Panama di Stadion New York New Jersey, Minggu (28/6/2026). Hasil ini memastikan The Three Lions finis sebagai juara Grup L dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan.
Setelah sempat ditahan imbang tanpa gol oleh Ghana pada laga sebelumnya, pasukan Thomas Tuchel kembali menemukan ketajaman berkat aksi Jude Bellingham dan Harry Kane.
Baca Juga: Laga Pembuka 32 Besar Piala Dunia 2026: Kanada Diunggulkan Menang Bersua Afsel
Kemenangan ini juga memastikan Inggris akan menghadapi Senegal pada babak 32 besar.
Berikut lima poin penting dari kemenangan Three Lions atas Panama.
5. Harry Kane Akhiri Paceklik Gol
Harry Kane kembali menunjukkan ketajamannya setelah gagal mencetak gol saat Inggris bermain imbang melawan Ghana.
Baca Juga: 5 Camilan Rendah Kalori yang Mengenyangkan dan Cocok Dikonsumsi Saat Diet
Kapten Three Lions memastikan kemenangan timnya lewat gol sundulan pada menit ke-67 setelah menerima umpan matang dari Jude Bellingham.
Gol tersebut sekaligus mengakhiri paceklik gol Kane di fase grup dan menjadi modal penting menjelang babak gugur.
Selain itu, gol Kane juga menjadi perbincangan setelah sebelumnya muncul cerita unik mengenai “kutukan” yang diklaim seorang dukun asal Ghana. Terlepas dari kisah tersebut, Kane menjawab semuanya dengan performa di atas lapangan.
Baca Juga: Modric Ukir Rekor! 5 Fakta Menarik Kemenangan Kroasia atas Ghana di Piala Dunia 2026
4. Kane Pecahkan Rekor Legendaris Inggris
Gol ke gawang Panama memiliki arti yang jauh lebih besar bagi Harry Kane.
Striker Bayern Munchen itu kini resmi menjadi pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang sejarah Piala Dunia dengan koleksi 11 gol.
Catatan tersebut membuat Kane melampaui rekor milik legenda Inggris Gary Lineker yang sebelumnya mengoleksi 10 gol.
Baca Juga: Warda: NNI Tunda PHK 53 Karyawan setelah Hadiri RDP
Rekor ini semakin mengukuhkan status Kane sebagai salah satu striker terbaik dalam sejarah sepak bola Inggris.
3. Masalah Bek Kanan Jadi PR Thomas Tuchel
Meski meraih kemenangan, Inggris masih dibayangi persoalan di sektor bek kanan.
Sebelum turnamen dimulai, Tino Livramento sudah dipastikan absen akibat cedera. Reece James kemudian mengalami cedera hamstring setelah tampil pada dua pertandingan awal.
Baca Juga: The Rolling Stones Bocorkan Warna Album Foreign Tongues Lewat Dua Lagu Terbaru
Saat menghadapi Panama, Jarrel Quansah yang dipercaya mengisi posisi tersebut juga harus ditarik keluar karena mengalami cedera pada menit ke-63.
Situasi itu membuat Thomas Tuchel kembali dipaksa melakukan perubahan dengan memasukkan Djed Spence.
Cedera beruntun di posisi bek kanan bisa menjadi masalah serius bagi Inggris menjelang fase gugur.
Baca Juga: Environmental Fest II Resmi Dibuka, Wagub Sulteng Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan
2. Jude Bellingham Kembali Jadi Pembeda
Ketika pertandingan berjalan alot, Jude Bellingham tampil sebagai penyelamat Inggris.
Gelandang Real Madrid itu membuka keunggulan melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok Bukayo Saka pada menit ke-62.
Tak berhenti sampai di situ, Bellingham juga memberikan assist untuk gol Harry Kane hanya lima menit kemudian.
Baca Juga: Satreskrim Morowali Utara Tangkap Pelaku Pembunuhan dengan Senapan Angin
Penampilan gemilang tersebut kembali menunjukkan betapa pentingnya peran Bellingham dalam permainan The Three Lions sepanjang turnamen.
1. Inggris Bersiap Hadapi Senegal
Keberhasilan menjadi juara Grup L membuat Inggris kini bersiap menghadapi Senegal di babak 32 besar.
Pertemuan ini diprediksi berlangsung menarik mengingat Senegal tampil impresif sepanjang fase grup.
Baca Juga: Ousmane Dembele Menggila! Prancis Permalukan Norwegia dan Sapu Bersih Fase Grup
Thomas Tuchel juga memiliki catatan yang ingin diperbaiki setelah pernah kalah dari Senegal dalam pertemuan sebelumnya.
Dengan performa yang mulai meningkat dan duet Bellingham-Kane yang semakin padu, Inggris memiliki modal besar untuk melangkah lebih jauh dalam perburuan gelar Piala Dunia 2026.
Namun, persoalan cedera di lini belakang menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan agar tidak mengganggu ambisi mereka di fase gugur.***





