SPANYOL – Pembalap sensasional Turki, Toprak Razgatlioglu, mulai merasakan kerasnya dunia MotoGP.
Setelah mencicipi poin perdananya di COTA, kini ia bersiap menghadapi tantangan baru yang jauh lebih rumit di Circuito de Jerez, lintasan yang menuntut perubahan gaya balap secara drastis dibandingkan World Superbike.
Baca Juga: Peran Impian Lepas, Asa Butterfield Buka Suara Soal Audisi Film The Beatles
Jerez: Trek Teknis yang Tak Ramah Adaptasi Cepat
Berbeda dari sirkuit seperti Buriram atau COTA, Jerez dikenal sempit, teknis, dan minim ruang kesalahan. Meski Toprak punya pengalaman kuat di sana saat masih berjaya di WorldSBK, ia mengakui bahwa motor MotoGP menuntut pendekatan yang benar-benar berbeda.
“Jerez sangat sulit. Saya sudah tes dengan motor MotoGP, tapi gaya berkendaranya benar-benar berbeda. Anda harus menjaga kecepatan di tikungan,” ungkapnya.
Masalah utama? Insting Superbike-nya masih terbawa. Dalam uji coba sebelumnya, ia merasa belum sepenuhnya beradaptasi dengan karakter motor Yamaha M1.
Baca Juga: Michael Carrick Terancam! Manchester United Mulai Cari Pengganti
Yamaha Masih Tertinggal
Meski finis ke-15 di COTA dan menjadi pembalap Yamaha terbaik bahkan mengungguli Fabio Quartararo, Toprak belum puas. Jarak lebih dari 25 detik dari pemenang, Marco Bezzecchi, jadi bukti bahwa Yamaha masih tertinggal jauh.
“Ya, saya dapat satu poin, tapi itu tidak cukup. Semua Yamaha masih di belakang, dan itu tidak menyenangkan,” tegasnya.
Harapan pada Perkembangan Yamaha
Toprak tetap realistis soal peningkatan performa. Ia menilai perkembangan Yamaha tidak akan instan.
Baca Juga: 7 Buah Terbaik untuk Membakar Lemak dan Bikin Berat Badan Turun Lebih Cepat
“Mungkin pertengahan musim, mungkin akhir musim, atau bahkan tahun depan. Kita lihat saja nanti,” ujarnya.
Peluang Baru di Trek Lebih Pendek
Kabar baiknya, karakter Jerez bisa sedikit membantu. Tidak seperti COTA dengan straight panjang 1,2 km, Jerez hanya memiliki trek lurus sekitar 600 meter—memberi peluang lebih besar bagi Yamaha yang dikenal kurang bertenaga di lintasan lurus panjang.
Menariknya, di sirkuit ini pula Toprak pernah mengunci gelar WorldSBK 2025, memberi sedikit kepercayaan diri jelang akhir pekan balap.
Baca Juga: Nasib Alvaro Arbeloa di Ujung Tanduk, Real Madrid Siapkan Keputusan Besar
Menuju Balapan Penentuan
Aksi di Jerez akan dimulai Jumat dengan sesi latihan bebas, sebelum berlanjut ke balapan utama dan tes resmi pertengahan musim pada hari Senin.
Apakah Toprak mampu beradaptasi cepat dan membawa Yamaha keluar dari keterpurukan?***





