Harry Kane Jadi Pahlawan, Ini 5 Fakta Menarik Kemenangan Inggris atas Kongo

Harry Kane Jadi Pahlawan, Ini 5 Fakta Menarik Kemenangan Inggris atas Kongo
Inggris lolos dramatis ke 16 besar usai singkirkan Kongo (instagram/@masuaku26)

AMERIKA – Timnas Inggris memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 setelah menundukkan Republik Demokratik Kongo dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Stadion Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, Rabu (1/7/2026) WIB.

Skuad asuhan Thomas Tuchel sempat dikejutkan oleh gol cepat Brian Cipenga pada menit ketujuh. Namun, kapten Inggris Harry Kane tampil sebagai pahlawan dengan mencetak dua gol pada menit ke-75 dan menit ke-86 untuk membalikkan keadaan sekaligus memastikan kemenangan dramatis The Three Lions.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Jangan Berlebihan! Ini 10 Dampak Terlalu Banyak Makan Daging Merah Menurut Ahli

Berkat hasil tersebut, Inggris akan menghadapi salah satu tuan rumah, Meksiko, pada babak 16 besar yang akan digelar di Estadio Azteca, Mexico City, pada 5 Juli mendatang.

Berikut lima poin penting dari kemenangan Inggris atas Republik Demokratik Kongo.

1. Harry Kane Kembali Jadi Pembeda
Saat Inggris kesulitan menembus pertahanan lawan, Harry Kane menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang kelas dunia.

Baca Juga: Rekor Pele Tumbang! Harry Kane Antar Inggris Menang Dramatis atas DR Kongo

Setelah tampil kurang maksimal pada babak pertama, striker Bayern Munchen itu bangkit dengan mencetak dua gol krusial yang membalikkan keadaan.

Tambahan dua gol tersebut membuat Kane terus mempertegas statusnya sebagai mesin gol Inggris di Piala Dunia sekaligus semakin mendekati para pemuncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.

2. DR Kongo Selamat dari Dua Potensi Penalti
Inggris sempat melayangkan protes atas dua insiden yang dinilai layak berbuah penalti pada babak pertama.

Baca Juga: IPR Oyom Belum juga Terbit, Pekerja Informal Mengadu ke DPN Sulteng

Insiden pertama terjadi ketika Noah Sadiki diduga melakukan handball di area terlarang. Tak lama kemudian, Harry Kane terjatuh setelah berduel dengan kiper Lionel Mpasi-Nzau. Namun, wasit tidak menunjuk titik putih dan bahkan menilai Kane melakukan diving pada insiden kedua.

Keputusan tersebut memicu perdebatan, tetapi tidak mengubah hasil akhir pertandingan.

3. Inggris Kesulitan Membongkar Pertahanan Lawan
Inggris tampil dominan dalam penguasaan bola, tetapi kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang babak pertama. Bahkan, tembakan pertama mereka baru tercipta sekitar menit ke-30.

Baca Juga: Gubernur Sulteng Bacakan Amanat Presiden pada HUT Bhayangkara ke-80

Lini tengah mampu mengendalikan permainan, namun minim kreativitas di sepertiga akhir lapangan membuat serangan Three Lions mudah dipatahkan.

Masuknya Anthony Gordon membawa perubahan karena permainan Inggris menjadi lebih langsung dan agresif hingga akhirnya mampu memecah kebuntuan.

4. Lionel Mpasi-Nzau Tampil Gemilang
Meski timnya gagal lolos, kiper DR Kongo Lionel Mpasi-Nzau layak mendapat apresiasi tinggi.

Baca Juga: LEGO Gandeng Olivia Rodrigo, Luncurkan Koleksi Eksklusif dengan Banyak Easter Egg

Penjaga gawang Le Havre itu melakukan sejumlah penyelamatan penting, termasuk menggagalkan dua sundulan Jude Bellingham dan satu peluang emas Harry Kane pada babak pertama.

Ia menutup pertandingan dengan total lima penyelamatan yang membuat Inggris frustrasi sepanjang sebagian besar laga.

5. Pertahanan DR Kongo Tampil Heroik
Republik Demokratik Kongo kembali membuktikan diri sebagai tim yang sulit ditaklukkan. Setelah sebelumnya mengejutkan Portugal pada fase grup, mereka kembali memberikan perlawanan sengit kepada Inggris.

Baca Juga: Tim Kuda Hitam Bersinar: 5 Negara yang Mencuri Perhatian di Piala Dunia 2026

Kapten Chancel Mbemba memimpin lini belakang dengan disiplin tinggi, dibantu Aaron Wan-Bissaka dan Arthur Masuaku yang tampil solid dalam meredam serangan The Three Lions selama lebih dari satu jam pertandingan.

Meski akhirnya harus tersingkir, penampilan DR Kongo mendapat pujian karena mampu memaksa salah satu kandidat juara bekerja keras hingga menit-menit akhir.

Kemenangan atas DR Kongo menunjukkan mental juara yang mulai terbentuk di bawah arahan Thomas Tuchel. Dengan Harry Kane yang sedang berada dalam performa terbaiknya, Inggris kini menatap duel melawan Meksiko di babak 16 besar dengan kepercayaan diri tinggi dan ambisi melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *