AMERIKA – Gelandang serang Atletico Madrid, Alex Baena, resmi mengukir namanya dalam sejarah sepak bola dunia setelah membantu Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia FIFA 2026.
Kesuksesan itu membuat Baena mencatat prestasi yang belum pernah diraih pemain lain sebelumnya.
Baca Juga: Tetap Berkarya di Usia 82 Tahun, Mick Jagger Beri Pengakuan Jujur Soal Kehidupan
Spanyol memastikan gelar juara dunia usai mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 melalui babak perpanjangan waktu pada final yang digelar di Stadion MetLife, New Jersey, 19 Juli 2026.
Dalam laga tersebut, Baena dipercaya tampil sebagai starter oleh pelatih Luis de la Fuente. Pemain berusia 26 tahun itu bermain selama 75 menit sebelum digantikan Nico Williams ketika pertandingan masih imbang tanpa gol.
Gol tunggal kemenangan La Roja akhirnya dicetak Ferran Torres pada menit ke-106, memastikan Spanyol mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah sukses pertama pada 2010.
Baca Juga: Kapan Ronaldo Pensiun? Laporan Sebut Pertandingan Terakhir Sudah Ditentukan
Alex Baena Torehkan Rekor Bersejarah
Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia sekaligus mengantar Alex Baena mencetak rekor langka dalam sejarah sepak bola internasional.
Menurut SPORTbible, Baena menjadi pemain pertama yang berhasil memenangkan UEFA Euro, medali emas Olimpiade, dan Piala Dunia FIFA secara beruntun sepanjang kariernya.
Rangkaian prestasi tersebut dimulai saat Spanyol menjuarai Euro 2024. Meski tidak banyak bermain karena harus bersaing dengan Lamine Yamal dan Nico Williams, Baena tetap menjadi bagian dari skuad juara Eropa.
Baca Juga: Kabar Duka, Eks Wakil Bupati Sigi Meninggal Dunia
Kesuksesan berikutnya datang di Olimpiade, ketika Baena tampil impresif dengan mencatat lima penampilan, menyumbang dua gol dan satu assist. Salah satu golnya lahir pada partai final saat Spanyol mengalahkan Prancis 5-3 untuk merebut medali emas.
Puncaknya terjadi di Piala Dunia FIFA 2026. Baena tampil dalam tujuh dari delapan pertandingan Spanyol, mencetak satu gol dan satu assist selama perjalanan menuju gelar juara dunia.
Prestasi yang Sulit Ditandingi
Catatan Alex Baena menjadi pencapaian yang sangat langka dalam sejarah sepak bola.
Baca Juga: Golkar Morut Terus Perkuat Konsolidasi, Muscam III Jadi Momentum Strategis
Sebelumnya, prestasi serupa nyaris diraih oleh pemain-pemain Uruguay pada era 1930-an setelah memenangkan medali emas Olimpiade 1928 dan Piala Dunia 1930.
Namun, mereka gagal melengkapinya dengan gelar kontinental secara beruntun karena sebelum Copa America berikutnya digelar pada 1935, Italia lebih dulu menjuarai Piala Dunia 1934.
Dengan demikian, Baena kini berdiri sendiri sebagai pemain pertama yang berhasil menyatukan tiga gelar paling bergengsi di level internasional secara berurutan.
Baca Juga: Pimpin Langsung Konsolidasi PSI Sulteng, Ahmad Ali: Mari Bung Rebut Kembali
Pilar Penting La Roja
Meski tidak selalu menjadi sorotan utama seperti Lamine Yamal atau Pedri, kontribusi Alex Baena sepanjang beberapa tahun terakhir terbukti sangat penting bagi Timnas Spanyol.
Kemampuan menciptakan peluang, visi bermain, serta fleksibilitasnya di lini tengah membuatnya menjadi salah satu pemain yang paling dipercaya Luis de la Fuente dalam membangun permainan La Roja.
Keberhasilan meraih tiga gelar internasional tersebut juga semakin memperkokoh reputasi Baena sebagai salah satu gelandang terbaik Spanyol saat ini.
Baca Juga: Setelah 12 Tahun Berseteru, Noel dan Liam Gallagher Siap Tampil Bersama di Venesia
Prestasi yang diraih Alex Baena menjadi bukti bahwa kerja keras dan konsistensi mampu menghasilkan sejarah.
Setelah menjuarai Euro, Olimpiade, dan Piala Dunia secara beruntun, bintang Atletico Madrid itu kini telah menempatkan namanya di antara pemain paling istimewa dalam sejarah sepak bola.***





