INGGRIS – Noel Gallagher dan Liam Gallagher dilaporkan akan kembali tampil bersama di hadapan publik saat menghadiri Festival Film Venesia untuk pemutaran perdana film dokumenter terbaru Oasis, Oasis: Don’t Look Back In Anger.
Momen ini diprediksi menjadi salah satu sorotan terbesar di dunia musik dan perfilman tahun ini.
Baca Juga: Bintang Barcelona Lamine Yamal Cetak Rekor Fantastis di Piala Dunia 2026
Film dokumenter tersebut mengangkat kisah reuni bersejarah kedua bersaudara Gallagher pada 2024 hingga perjalanan tur dunia Oasis Live ’25, yang menandai berakhirnya konflik panjang yang sempat memisahkan mereka selama lebih dari satu dekade.
Diproduksi oleh kreator Peaky Blinders, Steven Knight, serta disutradarai oleh Dylan Southern dan Will Lovelace (Meet Me In The Bathroom), film ini dipilih untuk tayang perdana dalam kategori Out of Competition – Non Fiction di Festival Film Venesia.
Mengisahkan Rekonsiliasi Noel dan Liam Gallagher
Dalam konferensi pers pengumuman jajaran film Festival Film Venesia, Presiden festival Alberto Barbera menjelaskan bahwa dokumenter ini akan menyoroti perjalanan emosional dua bersaudara yang pernah menjadi ikon Britpop.
Baca Juga: Festival Danau Lindu 2026 Jadi Awal Mimpi Besar Sigi Menuju Ikon Pariwisata Indonesia
Menurut Barbera, film tersebut menceritakan bagaimana Noel dan Liam yang tidak saling berbicara selama 12 tahun akhirnya berdamai dan kembali berlatih bersama untuk menjalani tur dunia yang spektakuler.
Selain menampilkan proses latihan dan konser, dokumenter ini juga memperlihatkan besarnya dampak reuni Oasis terhadap jutaan penggemar yang akhirnya bisa kembali menyaksikan band favorit mereka membawakan lagu-lagu klasik secara langsung.
Barbera bahkan mengungkapkan bahwa kedua Gallagher telah berjanji akan hadir langsung di Venesia untuk merayakan pemutaran perdana film tersebut.
Baca Juga: Efek Lamine Yamal! Boxer Merek Jerman Langsung Sold Out Setelah Final Piala Dunia 2026
Cuplikan Emosional dalam Trailer
Trailer dokumenter yang dirilis awal bulan ini memperlihatkan berbagai momen emosional, mulai dari wawancara eksklusif Noel dan Liam hingga euforia puluhan ribu penggemar yang memadati stadion selama tur Live ’25.
Dalam salah satu adegan, Noel mengakui bahwa dirinya tidak pernah membayangkan bisa kembali berdiri di atas panggung bersama sang adik.
“Aku tidak membayangkan diriku berada di atas panggung bersama Liam.”
Baca Juga: 7 Cara Melindungi Kulit dari Alergi agar Tetap Sehat, Lembap, dan Bebas Iritasi
Sementara Liam juga mengenang perpecahan Oasis yang terjadi pada 2009.
“Cara penyelesaiannya… tidak dapat diterima.”
Pernyataan tersebut menjadi salah satu bagian paling emosional dalam trailer dan memberi gambaran mengenai perjalanan panjang menuju rekonsiliasi mereka.
Tayang di Bioskop dan Disney+
Film Oasis: Don’t Look Back In Anger dijadwalkan tayang terbatas di bioskop seluruh dunia, termasuk layar IMAX, mulai 9 September 2026.
Baca Juga: Daniel Sa Ungkap Dampak Besar Jika Cristiano Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal
Setelah penayangan di bioskop, dokumenter ini akan tersedia secara global melalui Disney+, sementara penonton di Amerika Serikat dapat menyaksikannya melalui Disney+ bersama Hulu pada jadwal yang akan diumumkan kemudian.
Steven Knight: Kisah Tentang Rekonsiliasi
Produser Steven Knight menyebut dokumenter ini bukan sekadar film konser, melainkan kisah tentang perdamaian dan hubungan keluarga.
Menurutnya, tur reuni Oasis telah menyatukan berbagai generasi, budaya, dan negara, sekaligus menjadi simbol bahwa rekonsiliasi selalu mungkin terjadi.
Baca Juga: Dari Secangkir Kopi, Kita Membaca Arah Nakhoda Baru BGN
Knight juga menjanjikan akses eksklusif di balik layar, termasuk momen ketika Noel dan Liam duduk bersama untuk pertama kalinya dalam 15 tahun dan berbicara secara terbuka mengenai konflik yang pernah memisahkan mereka.
Kehadiran Noel dan Liam Gallagher di Festival Film Venesia dipastikan akan menjadi momen bersejarah bagi para penggemar Oasis.
Lewat Don’t Look Back In Anger, publik akan diajak menyaksikan kisah di balik reuni salah satu band paling berpengaruh dalam sejarah musik Britpop.***





