BMTH Kembali ke Era Deathcore Brutal Lewat ‘Count Your Blessings’

BMTH Kembali ke Era Deathcore Brutal Lewat ‘Count Your Blessings'
Bring Me The Horizon (instagram/@bringmethehorizon)

INGGRIS – Vokalis Oli Sykes akhirnya buka suara soal keputusan besar Bring Me The Horizon untuk merekam ulang album debut legendaris mereka, Count Your Blessings, dalam rangka perayaan 20 tahun perilisan album tersebut.

Album versi baru bertajuk Count Your Blessings | Repented dijadwalkan rilis pada 10 Juli dan disebut oleh band sebagai sebuah “reaktivasi” sekaligus “kontekstualisasi ulang” dari rilisan asli tahun 2006.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Reza Hidayat, Putra Sulteng yang Dipromosi Jadi Koordinator Kejati Sulsel

Oli Sykes: “Kami Selalu Kecewa dengan Sound Album Itu”
Dalam wawancara terbaru bersama youtube, Oli Sykes mengungkap bahwa selama ini banyak penggemar salah paham dan mengira Bring Me The Horizon malu dengan album debut mereka karena jarang membawakannya secara live.

Padahal menurut Oli, masalah sebenarnya bukan pada lagu-lagunya, melainkan kualitas produksi album yang dianggap jauh dari harapan.

“Banyak orang berpikir kami membenci album itu, padahal sebenarnya kami hanya kecewa dengan bagaimana bunyinya,” kata Oli.

Baca Juga: Meski Terpuruk di Catalunya, Toprak Razgatlioglu Dapat Kabar Baik dari Yamaha

Ia mengenang bagaimana proses rekaman saat itu berjalan kacau karena minim pengalaman dan anggaran.

Band bahkan belum memahami teknik dasar produksi musik metal seperti click track, panning gitar, hingga pengaturan sinkronisasi instrumen.

Yang membuat situasi makin sulit, produser yang mereka gunakan kala itu ternyata lebih dikenal pernah bekerja dengan Simply Red dibanding musik deathcore ekstrem.

Baca Juga: Pengajian Rutin Malam Jumat Ketua DPRD Morut: Menjadi Pengingat Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

“Dari Simply Red ke album deathcore Bring Me The Horizon, itu terasa aneh,” ujar Oli sambil tertawa.

“Saya Tidak Pernah Mau Mendengarnya Lagi”
Sykes juga mengaku pengalaman pertama mendengar hasil final album di mobil membuatnya langsung kecewa berat.

Ia membandingkan sound Count Your Blessings dengan lagu Wage Slaves milik All Shall Perish yang menurutnya terdengar jauh lebih dahsyat di speaker mobil miliknya saat itu.

Baca Juga: 4 Trik Sederhana agar Berat Badan Tetap Stabil Saat Hari Raya dan Liburan

“Saya memutar album itu dan langsung berpikir: ‘Ini tidak terdengar bagus.’ Sejak saat itu saya hampir tidak pernah mendengarkannya lagi,” ungkapnya.

Menurut Oli, proses rekaman juga dipenuhi kekacauan. Ia bahkan sempat sakit di tengah sesi rekaman sehingga kualitas vokalnya menurun drastis.

“Kami mabuk sepanjang waktu. Tidak ada yang benar-benar mengawasi proses rekaman,” katanya.

Baca Juga: Atletico Madrid Jadikan Marc Cucurella Target Utama, Chelsea Pasang Harga Tinggi

Versi Baru Dibuat Lebih Berat dan Modern
Untuk proyek rekaman ulang ini, Bring Me The Horizon menggandeng Buster Odeholm sebagai mixing engineer.

Namun menariknya, Oli mengatakan mereka justru kesulitan menemukan referensi modern untuk sound deathcore klasik era 2006.

“Kami sadar hampir tidak ada lagi yang membuat musik seperti itu sekarang,” jelasnya.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Bhayangkara Otomotif Nambaso 2026 Berhadiah Mobil hingga Belasan Motor

Awalnya, mixing Buster terdengar terlalu modern dengan snare besar dan gain tinggi ala metal masa kini. Namun BMTH akhirnya memutuskan untuk mempertahankan karakter khas deathcore pertengahan 2000-an.

“Kami tidak ingin album ini terdengar seperti band metal modern. Kami ingin ini menjadi versi terbaik dari musik tahun 2006,” tegas Oli.

Karena album tersebut dipenuhi riff gitar cepat dan teknikal, mereka ingin setiap detail instrumen terdengar jauh lebih jelas dibanding versi originalnya.

Baca Juga: Sambut Idul Adha 1447 H, Warda: PHBI Morut Matangkan Persiapan

Album Lama dengan Energi Baru
Dalam proyek Count Your Blessings | Repented, Oli Sykes dan gitaris Lee Malia bekerja langsung bersama Buster Odeholm untuk membangun ulang keseluruhan album.

Band menyebut hasil akhirnya sebagai versi yang “lahir kembali, lebih tajam, lebih berat, dan lebih vital dari sebelumnya.”

Menariknya lagi, lagu Liquor & Lost Love kini kembali menggunakan judul demo aslinya, yakni Dragon Slaying.

Baca Juga: Foo Fighters Gandeng Kru Ski Ekstrem untuk Video Musik Penuh Adrenalin

BMTH Akan Mainkan Album Ini Secara Penuh

Sebagai bagian dari perayaan 20 tahun, Bring Me The Horizon juga dipastikan akan membawakan Count Your Blessings secara penuh pada 10 Juli di festival Outbreak Festival yang berlangsung di BEC Arena, Manchester.

Bagi para penggemar lama BMTH, momen ini menjadi nostalgia besar untuk kembali ke era awal band saat mereka masih memainkan deathcore brutal sebelum berevolusi menjadi salah satu band rock modern terbesar di dunia.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *