KESEHATAN – Musim liburan identik dengan makanan lezat, meja penuh hidangan menggoda, dan momen berkumpul bersama keluarga.
Namun bagi banyak orang yang sedang menjaga berat badan, suasana seperti ini sering memicu rasa khawatir akan kenaikan angka timbangan.
Baca Juga: Atletico Madrid Jadikan Marc Cucurella Target Utama, Chelsea Pasang Harga Tinggi
Kabar baiknya, menurut ahli gizi terdaftar Maggie Hennigan, menikmati makanan favorit saat liburan tidak selalu berarti menghancurkan progres diet Anda.
Dalam sebuah video yang viral di TikTok, ia membagikan beberapa strategi sederhana agar tetap bisa menikmati perayaan tanpa merasa bersalah.
Berikut empat tips mudah yang bisa membantu Anda menghindari kenaikan berat badan selama musim liburan.
Baca Juga: Jangan Lewatkan! Bhayangkara Otomotif Nambaso 2026 Berhadiah Mobil hingga Belasan Motor
1. Tingkatkan Metabolisme dengan Protein
Salah satu cara terbaik untuk membantu tubuh membakar lebih banyak kalori adalah meningkatkan asupan protein.
Menurut Hennigan, protein membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna dibanding karbohidrat atau lemak. Artinya, tubuh membakar lebih banyak kalori hanya untuk memproses makanan tinggi protein.
Selain membantu metabolisme, protein juga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama sehingga dapat membantu mengontrol keinginan makan berlebihan saat pesta atau makan besar.
Baca Juga: Sambut Idul Adha 1447 H, Warda: PHBI Morut Matangkan Persiapan
Anda bisa menambahkan sumber protein sehat seperti telur, ayam, ikan, yogurt, tahu, tempe, atau kacang-kacangan dalam menu harian.
2. Lebih Banyak Bergerak Sepanjang Hari
Tak sempat olahraga saat liburan? Tidak masalah. Hennigan menyarankan untuk tetap aktif lewat aktivitas ringan sehari-hari.
Konsep ini dikenal sebagai Non-Exercise Activity Thermogenesis (NEAT), yaitu kalori yang dibakar dari aktivitas harian selain olahraga formal, seperti berjalan kaki, naik tangga, membersihkan rumah, atau memasak.
Baca Juga: Foo Fighters Gandeng Kru Ski Ekstrem untuk Video Musik Penuh Adrenalin
Menurutnya, meningkatkan jumlah langkah harian bisa membantu membakar tambahan ratusan kalori tanpa perlu sesi olahraga berat di gym.
Cara sederhana seperti berjalan setelah makan, membantu menyiapkan makanan, atau lebih sering berdiri bisa memberi dampak besar pada pembakaran energi tubuh.
3. Jangan Jadikan “Hari Libur” Menjadi “Minggu Libur”
Salah satu kesalahan terbesar saat musim liburan adalah memperpanjang pola makan tidak sehat selama beberapa hari berturut-turut.
Baca Juga: FKUB Sulteng – Fakultas Hukum Untad Bahas Penguatan Kerukunan Beragama
Hennigan menekankan bahwa makan lebih banyak dalam satu hari sebenarnya tidak akan langsung merusak progres penurunan berat badan. Masalah muncul ketika kebiasaan tersebut berlanjut selama akhir pekan atau bahkan lebih lama.
Karena itu, ia menyarankan untuk kembali ke rutinitas normal keesokan harinya. Anda tetap boleh menikmati sisa makanan favorit, tetapi dalam porsi seimbang dan tidak berlebihan.
4. Gunakan “Efek Ambang Pintu” untuk Mengontrol Nafsu Makan
Tips terakhir ini cukup unik dan berkaitan dengan psikologi otak.
Baca Juga: Kurang Sinar Matahari? Ini Makanan Terbaik untuk Menambah Vitamin D
Menurut Hennigan, otak mengalami semacam “reset kecil” saat seseorang berpindah ruangan atau melewati ambang pintu. Fenomena ini dikenal sebagai doorway effect atau efek ambang pintu.
Jika Anda merasa sulit mengontrol diri di depan makanan, cobalah berdiri dan pergi ke ruangan lain sejenak. Tarik napas dalam-dalam, tenangkan diri, lalu kembali.
Cara sederhana ini dapat membantu mengurangi dorongan makan berlebihan dan membuat Anda lebih sadar terhadap sinyal kenyang tubuh.
Baca Juga: Kejati Sulteng Periksa 15 Saksi Dugaan Korupsi Tambang PT Kaltim Khatulistiwa
Menikmati Liburan Tanpa Rasa Bersalah
Menjaga berat badan bukan berarti harus menghindari semua makanan favorit saat liburan. Kuncinya adalah keseimbangan, kesadaran diri, dan kembali ke rutinitas sehat setelah perayaan selesai.
Dengan sedikit strategi dan pola pikir yang lebih fleksibel, Anda tetap bisa menikmati momen spesial tanpa harus khawatir berlebihan soal kenaikan berat badan.***





