KESEHATAN – Menjaga pola makan sehat bukan hanya penting untuk menjaga berat badan, tetapi juga berperan besar dalam mencegah berbagai penyakit serius, termasuk kanker usus besar atau kanker kolorektal.
Sebuah meta-analisis terbaru yang diterbitkan di World Journal of Gastroenterology mengungkap hubungan kuat antara konsumsi buah tertentu dengan penurunan risiko penyakit ini. Studi tersebut mencakup 24 penelitian dengan lebih dari satu juta peserta, memberikan bukti yang cukup solid.
Baca Juga: Barcelona Siap Korbankan Bintang Muda Demi Transfer Besar
Menurut dokter spesialis gastroenterologi, Joseph Salhab, peningkatan kasus kanker usus besar—terutama pada usia muda—membuat perubahan pola makan menjadi langkah pencegahan yang semakin penting.
“Ini adalah salah satu faktor yang masih bisa kita kendalikan,” jelasnya.
Lalu, buah apa saja yang direkomendasikan?
Baca Juga: Dari Deepfake ke Hak Cipta: Strategi Baru Taylor Swift
1. Buah Jeruk: Kaya Antioksidan dan Vitamin C
Buah jeruk seperti jeruk, lemon, limau, dan grapefruit dikenal tinggi vitamin C dan antioksidan. Kandungan ini membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di usus, yang berperan penting dalam kesehatan pencernaan.
Antioksidan dalam buah jeruk juga membantu melawan radikal bebas yang dapat memicu perkembangan sel kanker.
2. Kiwi: Lancarkan Pencernaan dan Sehatkan Usus
Kiwi menjadi salah satu buah favorit dalam menjaga kesehatan usus. Kandungan seratnya yang tinggi membantu memperlancar buang air besar dan mendukung pertumbuhan bakteri baik.
Baca Juga: Anggota Komisi III Sarifuddin Sudding Ungkap Kekhawatirannya soal Peredaran Narkoba di Sulteng
Selain itu, kiwi juga membantu meningkatkan fungsi sistem pencernaan secara keseluruhan, yang berkaitan langsung dengan penurunan risiko kanker usus besar.
3. Apel: Prebiotik Alami untuk Usus
Apel dikenal sebagai sumber prebiotik yang sangat baik. Nutrisi ini membantu memberi makan bakteri baik di usus, sehingga meningkatkan kesehatan mikrobioma.
Penelitian bahkan menunjukkan bahwa konsumsi satu apel per hari dapat menurunkan risiko kanker kolorektal. Tak heran jika apel sering disebut sebagai “superfruit” karena manfaatnya yang luas bagi tubuh.
Baca Juga: PAD Anjlok, Pansus LKPJ DPRD Morut Kritik Ketidakseriusan Pemkab
4. Semangka: Kaya Likopen Pelindung Sel
Semangka bukan hanya menyegarkan, tetapi juga mengandung likopen—antioksidan kuat yang memberi warna merah pada buah ini.
Likopen diketahui memiliki efek protektif terhadap sel tubuh, termasuk dalam mencegah kerusakan yang dapat memicu kanker. Dalam studi tersebut, semangka bahkan disebut memiliki efek paling kuat dalam menurunkan risiko kanker usus besar.
Untuk manfaat ekstra, Anda bisa menambahkan sedikit perasan jeruk nipis saat mengonsumsinya.
Baca Juga: Rahasia Diet Sukses! 8 Rutinitas Pagi yang Ampuh Turunkan Berat Badan
Kenapa Buah-Buahan Ini Penting?
Keempat buah ini memiliki kesamaan:
• Kaya serat
• Mengandung antioksidan tinggi
• Mendukung kesehatan mikrobioma usus
Kombinasi ini membantu menjaga lapisan usus tetap sehat dan mengurangi risiko peradangan kronis yang bisa memicu kanker.
Penutup
Mengonsumsi buah secara rutin adalah langkah sederhana namun berdampak besar untuk kesehatan jangka panjang. Dengan memasukkan buah jeruk, kiwi, apel, dan semangka ke dalam menu harian, Anda tidak hanya menjaga pencernaan tetap optimal, tetapi juga membantu menurunkan risiko kanker usus besar secara alami.***





