AMERIKA – Timnas Argentina harus mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya untuk menghindari kejutan besar di babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026.
Juara bertahan itu akhirnya mengalahkan Cabo Verde dengan skor 3-2 setelah melalui babak perpanjangan waktu dalam laga dramatis di Miami, Sabtu (4/7/2026) WIB.
Baca Juga: Liam Gallagher Bawa Wonderwall ke Piala Dunia 2026, Prediksi Skornya Langsung Viral
La Albiceleste yang tampil sempurna pada fase grup sempat diprediksi akan menang mudah atas Cabo Verde, tim peringkat ke-64 dunia.
Namun kenyataannya, pasukan Lionel Scaloni dipaksa bekerja keras selama 120 menit sebelum memastikan tiket ke babak 16 besar.
Berikut lima poin penting dari kemenangan dramatis Argentina.
Baca Juga: 5 Fakta Australia vs Mesir: Salah Bersinar, The Pharaohs Melaju ke Babak 16 Besar
1. Lionel Messi Terus Menambah Rekor Gol
Kapten Argentina, Lionel Messi, kembali menjadi pembeda dengan membuka keunggulan timnya pada menit ke-29 melalui penyelesaian kelas dunia setelah menerima umpan matang dari Lisandro Martínez.
Gol tersebut membuat Messi kembali memimpin daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026 sekaligus memperpanjang catatan luar biasanya dengan mencetak gol dalam delapan pertandingan Piala Dunia secara beruntun.
Penyerang berusia 39 tahun itu kini semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah turnamen.
Baca Juga: Patroli Humanis Tim Patra Satbrimob Beri Rasa Aman bagi Jemaah Salat Jumat
2. Bek Argentina Jadi Penyelamat
Tak hanya lini depan, lini belakang Argentina juga berperan besar dalam kemenangan ini.
Lisandro Martínez mencatatkan assist untuk gol Messi sebelum mencetak gol keduanya bagi Argentina pada babak perpanjangan waktu. Sementara Cristian Romero menjadi sosok di balik gol penentu kemenangan setelah sundulannya membentur Diney Borges dan berujung menjadi gol bunuh diri.
Kontribusi kedua bek tersebut menjadi pembeda ketika para penyerang mulai kesulitan membongkar pertahanan lawan.
Baca Juga: Gubernur Anwar Hafid Sambut Menko Pangan Zulkifli Hasan di Palu, Hadiri Rembuk Tani di Sigi
3. Cabo Verde Pulang dengan Kepala Tegak
Meski tersingkir, Cabo Verde meninggalkan kesan luar biasa di Piala Dunia 2026.
Negara kecil dengan populasi sekitar 500 ribu jiwa itu nyaris menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah turnamen dengan memberikan perlawanan sengit kepada sang juara bertahan.
Kiper veteran Vozinha tampil gemilang dengan delapan penyelamatan penting, sementara Deroy Duarte dan Sidny Cabral memperlihatkan semangat juang tinggi yang membuat Argentina frustrasi sepanjang pertandingan.
Baca Juga: Hadiri Utsawa Dharmagita XVI, FKUB Sulteng Tegaskan Harmoni Lintas Agama
4. Messi Ukir Rekor Penampilan Bersejarah
Selain mencetak gol, Lionel Messi juga mencatat tonggak sejarah baru.
Laga melawan Cabo Verde menjadi penampilan ke-30 Messi di putaran final Piala Dunia, menjadikannya pemain pertama yang mencapai angka tersebut.
Ia juga terus memperbesar peluang menambah rekor penampilan karena Argentina berhasil melaju ke babak 16 besar.
Baca Juga: KUKMI Dukung Perjuangan DPN Sulteng, WPR Dinilai Solusi Nyata Bangkitkan Ekonomi Rakyat
5. Rekor Assist Messi Masih Tertunda
Messi nyaris mencatatkan rekor assist baru di Piala Dunia.
Sepak pojok yang dilepaskannya pada babak tambahan sempat disundul Cristian Romero sebelum bola dibelokkan Diney Borges ke gawang sendiri. Awalnya situasi itu terlihat seperti assist untuk Messi.
Namun, gol tersebut akhirnya dinyatakan sebagai gol bunuh diri sehingga Messi harus menunda upayanya memecahkan rekor assist sepanjang sejarah Piala Dunia.
Baca Juga: DPD AKSI Sulawesi Tengah Dukung Penuh Program MBG dan Koperasi Merah Putih
Argentina memang lolos ke babak 16 besar, tetapi kemenangan dramatis atas Cabo Verde menjadi peringatan bahwa tidak ada lawan mudah di Piala Dunia 2026.
Dengan Lionel Messi yang terus mencetak sejarah, La Albiceleste tetap menjadi kandidat kuat juara, meski harus memperbaiki sejumlah aspek permainan sebelum menghadapi tantangan berikutnya.***





