AMERIKA – Timnas Portugal memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 setelah menundukkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar yang berlangsung di Toronto, Kanada, Jumat (3/7/2026) WIB.
Selecao tampil jauh lebih meyakinkan dibanding fase grup. Meski sempat tertinggal lebih dulu, Portugal mampu bangkit berkat gol Cristiano Ronaldo dari titik penalti dan gol kemenangan Goncalo Ramos pada masa injury time.
Baca Juga: Kurang Tidur Lalu Minum Kopi? Studi Temukan Dampaknya terhadap Fungsi Otak
Kemenangan tersebut mengantarkan Portugal ke babak 16 besar, di mana mereka sudah ditunggu rival sesama Eropa, Spanyol, dalam laga yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan terbesar di turnamen ini.
Berikut lima poin penting dari kemenangan Portugal atas Kroasia.
1. Cristiano Ronaldo Kembali Cetak Sejarah
Cristiano Ronaldo kembali membuktikan bahwa usia hanyalah angka. Penyerang berusia 41 tahun itu mencatat sejarah sebagai pemain tertua yang tampil di fase gugur Piala Dunia sebelum kemudian menjadi pemain tertua yang mencetak gol di babak knockout turnamen tersebut.
Baca Juga: Thomas Tuchel Beri Kabar Terbaru Declan Rice Jelang Inggris vs Meksiko
Gol penalti yang dicetaknya pada menit ke-68 juga menambah koleksi gol sepanjang karier profesionalnya menjadi 976 gol. Ronaldo kini hanya berjarak 24 gol lagi untuk menembus angka fantastis 1.000 gol sepanjang karier.
Tak hanya itu, gol tersebut juga mengakhiri penantian panjangnya untuk mencetak gol di fase gugur Piala Dunia.
2. Goncalo Ramos Jadi Penyelamat Portugal
Masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-62, Goncalo Ramos langsung memberikan dampak besar bagi permainan Portugal.
Baca Juga: Irwan Lapatta Serius Seret Bupati Sigi ke Proses Hukum, Hari Ini Buat Laporan di Polda Sulteng
Striker anyar AC Milan itu mencetak gol kemenangan pada masa injury time melalui sundulan memanfaatkan umpan silang Rafael Leao. Gol tersebut menjadi gol pertamanya di Piala Dunia 2026 sekaligus memastikan Portugal melangkah ke babak berikutnya.
3. Portugal Tantang Spanyol dalam Duel Panas
Kemenangan atas Kroasia membuat Portugal akan menghadapi Spanyol di babak 16 besar.
Laga ini menjadi ulangan final UEFA Nations League yang berlangsung lebih dari setahun lalu, ketika Portugal keluar sebagai juara melalui adu penalti. Kini Spanyol berpeluang membalas kekalahan tersebut dalam duel yang dipastikan menyita perhatian pecinta sepak bola dunia.
Baca Juga: Rekaman Langka Coldplay Era Awal Resmi Dilelang, Ada Demo James Bond
4. Akhir Sebuah Era bagi Kroasia?
Kekalahan dari Portugal memunculkan pertanyaan besar mengenai masa depan generasi emas Kroasia.
Skuad asuhan Zlatko Dalic yang dihuni nama-nama seperti Luka Modric, Ivan Perisic, Mateo Kovacic, dan Dominik Livaković telah mengukir sejarah dengan menjadi runner-up Piala Dunia 2018 serta finis ketiga pada edisi 2022.
Namun, dengan sebagian besar pemain inti telah berusia di atas 30 tahun dan Modric yang dikabarkan segera pensiun, tersingkir di babak 32 besar bisa menjadi penutup perjalanan generasi terbaik dalam sejarah sepak bola Kroasia.
Baca Juga: Dominasi Total! Ini 5 Fakta di Balik Kemenangan Telak Spanyol atas Austria
5. Portugal Tampil Lebih Tajam dari Fase Grup
Selecao sempat diragukan setelah tampil kurang konsisten di fase grup, termasuk kehilangan poin saat menghadapi Republik Demokratik Kongo dan Kolombia.
Namun, memasuki fase gugur, tim asuhan Roberto Martinez menunjukkan perubahan signifikan. Portugal tampil lebih agresif sejak menit pertama, mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang sebelum akhirnya membalikkan keadaan menjadi kemenangan.
Performa tersebut menjadi modal penting menghadapi Spanyol yang juga tampil impresif sepanjang turnamen.
Baca Juga: Serj Tankian Kembali Jadi Sorotan Lewat Kritik Terbaru terhadap Netanyahu
Kemenangan dramatis atas Kroasia membuktikan Portugal masih menjadi salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.
Dengan Cristiano Ronaldo yang terus mencetak sejarah dan munculnya sosok pembeda seperti Goncalo Ramos, Selecao kini bersiap menghadapi ujian sesungguhnya saat berjumpa Spanyol di babak 16 besar.***





