Brady Ebert Klaim ‘Pembelaan Diri’ dalam Kasus Tabrak Ayah Vokalis Turnstile

Brady Ebert Klaim 'Pembelaan Diri' dalam Kasus Tabrak Ayah Vokalis Turnstile
Tangkapan Layar

AMERIKA – Kontroversi besar kembali mengguncang skena hardcore internasional. Mantan gitaris Turnstile, Brady Ebert, kini mengklaim bahwa insiden penabrakan terhadap ayah vokalis Brendan Yates merupakan bentuk “pembelaan diri murni”.

Kasus ini bermula dari laporan pada 2 April, yang menyebut bahwa Ebert telah ditangkap dan didakwa atas percobaan pembunuhan tingkat dua serta penyerangan tingkat satu. Insiden tersebut kemudian dikonfirmasi melibatkan William Yates, ayah dari Brendan Yates.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Gubernur Sulteng Apresiasi Halal Bihalal, Harapkan Haul Guru Tua ke-58 di Morut Lebih Semarak

Menurut laporan dari The Baltimore Banner, kejadian bermula ketika Ebert diduga datang ke rumah keluarga Yates, membunyikan klakson, dan melontarkan umpatan sebelum pergi. Namun situasi memanas ketika ia disebut kembali ke lokasi dan menabrak William Yates dengan mobilnya.

Tak berhenti di situ, Ebert juga diduga kembali lagi ke tempat kejadian dan mengatakan bahwa korban “pantas mendapatkannya” sebelum petugas darurat tiba. Akibat insiden tersebut, William Yates mengalami luka fisik serius dan harus menjalani operasi.

Dalam pernyataan resminya, Turnstile menyebut tindakan tersebut menyebabkan “trauma fisik parah”, sekaligus menyampaikan rasa syukur karena korban berhasil selamat.

Baca Juga: 5 Cara Efektif Mengecilkan Lemak di Pinggang, Rahasia Sederhana dari Dokter

“Kami bersyukur bahwa Tuan Yates selamat, telah berhasil menjalani operasi, dan kami berharap hasil terbaik dalam pemulihannya. Kami tidak punya kata-kata lagi untuk Brady,” tulis band tersebut.

Namun perkembangan terbaru menghadirkan sudut pandang berbeda. Dalam dokumen pengadilan yang dikutip The Baltimore Banner, Ebert menyatakan kepada komisaris pengadilan distrik bahwa insiden tersebut adalah aksi membela diri, dan ia mengklaim telah “diserang secara langsung” sebelum kejadian.

Lebih lanjut, Ebert juga disebut menyatakan bahwa rekaman CCTV akan memberikan gambaran berbeda dari laporan kepolisian, mengisyaratkan bahwa versinya atas kejadian tersebut belum sepenuhnya terungkap ke publik.

Baca Juga: Pengendara Motor di Palu Tewas Dilindas Mobil, Sopirnya Sudah Lansia

Hingga kini, baik pihak Turnstile maupun Brady Ebert belum memberikan komentar lanjutan terkait klaim terbaru tersebut kepada media.

Kasus ini dengan cepat menjadi salah satu kontroversi paling serius dalam dunia musik alternatif tahun ini. Selain karena beratnya tuduhan hukum, konflik ini juga menyeret hubungan personal antara mantan rekan band, keluarga, dan komunitas musik yang lebih luas.

Dengan proses hukum yang masih berlangsung, publik kini menunggu fakta yang akan terungkap di pengadilan—sementara nama Brady Ebert tetap berada di tengah badai yang belum menunjukkan tanda mereda.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *