Mantan Gitaris Turnstile Terancam Penjara Seumur Hidup Usai Dakwaan Ditingkatkan

Mantan Gitaris Turnstile Terancam Penjara Seumur Hidup Usai Dakwaan Ditingkatkan
Tangkapan Layar

AMERIKA – Kabar mengejutkan datang dari dunia musik hardcore. Mantan gitaris Turnstile, Brady Ebert, kini menghadapi ancaman hukuman penjara seumur hidup setelah dakwaan terhadapnya resmi ditingkatkan.

Dakwaan Makin Berat, Risiko Seumur Hidup
Ebert sebelumnya ditangkap pada April lalu atas tuduhan percobaan pembunuhan tingkat dua dan penyerangan.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Jangan Tertipu! Ini 6 Kebiasaan Sehat yang Bikin Tubuh Cepat Lelah

Namun, dewan juri di Montgomery County kini menaikkan dakwaan tersebut menjadi percobaan pembunuhan tingkat pertama—sebuah tuduhan serius yang dapat berujung hukuman penjara seumur hidup.

Selain itu, ia juga masih menghadapi sejumlah dakwaan lain, termasuk penyerangan tingkat pertama dan dua tuduhan penyerangan tingkat kedua.

Saat ini, Ebert ditahan tanpa jaminan di fasilitas pemasyarakatan setempat dan dijadwalkan menjalani sidang lanjutan pada 8 Mei mendatang.

Baca Juga: Bursa Transfer Panas! The Gunners Menggila: Arsenal Incar Enzo dari Chelsea

Dugaan Insiden Serius Libatkan Keluarga Band
Kasus ini mencuat setelah muncul tuduhan bahwa Ebert menabrak William Yates, ayah dari vokalis Turnstile, Brendan Yates, menggunakan mobilnya.

Menurut laporan, insiden bermula saat Ebert diduga mendatangi rumah korban, membunyikan klakson, dan melontarkan kata-kata kasar.

Ia kemudian pergi sebelum kembali dan menabrak korban. Bahkan, ia disebut kembali sekali lagi dan melontarkan pernyataan kontroversial kepada korban sebelum tim medis tiba.

Baca Juga: Barcelona Pakai Jersey Edisi Olivia Rodrigo di El Clasico vs Real Madrid

Akibat kejadian tersebut, William Yates mengalami luka serius dan harus menjalani operasi. Pihak Turnstile menyebut insiden ini menyebabkan “trauma fisik parah” dan berharap pemulihan terbaik bagi korban.

Pembelaan Diri Jadi Klaim Utama
Di sisi lain, Ebert membantah semua tuduhan dan mengaku tidak bersalah. Ia menyatakan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk pembelaan diri.

“Ini murni pembelaan diri. Merekalah yang menyerang,” ujarnya di hadapan komisaris pengadilan distrik. Ia juga mengklaim bahwa rekaman CCTV akan membuktikan versinya dan bertentangan dengan laporan polisi.

Baca Juga: Hari Diknas: Menyeduh Literasi di Cangkir Negeri

Bayang-Bayang Kasus di Panggung Coachella
Meski tidak memberikan pernyataan langsung, Turnstile sempat menyinggung situasi ini secara halus saat tampil di Coachella.

Mereka membuka penampilan dengan video lama dari William Yates yang menyampaikan pesan hangat kepada para penggemar.

Langkah tersebut menuai respons positif dari penggemar yang menilai band tersebut menangani situasi sensitif ini dengan cara yang elegan.

Baca Juga: 7 Superfood Malam Hari yang Bikin Tidur Lebih Nyenyak dan Otot Cepat Pulih

Karier Ebert Setelah Keluar dari Turnstile
Setelah keluar dari Turnstile pada 2022, Ebert sempat membentuk band baru bernama The SET pada 2025.

Namun, ia kemudian dikeluarkan dari band tersebut pada Februari lalu akibat pernyataan kontroversialnya terhadap mantan band dan komunitasnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *