Kunjungan Jaksa Agung ke Sulteng, Jadi Suntikan Semangat dan Profesionalitas Insan Adhyaksa

Kunjungan Jaksa Agung ke Sulteng, Jadi Suntikan Semangat dan Profesionalitas Insan Adhyaksa
Jaksa Agung ST Burhanuddin (kiri) dan Sekjen LMP Abdul Rachman Thaha. (Foto: IST).

PALU – Kunjungan Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, ke Provinsi Sulawesi Tengah, mendapat apresiasi dari Sekretaris Jenderal Laskar Merah Putih (Sekjen LMP) Abdul Rachman Thaha.

Jaksa Agung dijadwalkan berada di Sulawesi Tengah selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu (7-9 Mei 2026).

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Jaksa Agung Kunker di Sulteng, Kejari Tolitoli Enggan Tahan Tersangka Penggelapan Rp3,5 Miliar

Abdul Rachman Thaha mengatakan, kunjungan Jaksa Agung ke Sulawesi Tengah (Sulteng) menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah itu. Wabil khusus bagi insan Adhyaksa di Sulteng, kedatangan Jaksa Agung bukan sekadar seremonial biasa.

“Kedatangan JA (Jaksa Agung) paling tidak memberi suntikan semangat. Saat pimpinan tertinggi datang berkunjung ke daerah kita, itu sebuah momen langka. Banyak pelajaran dan makna yang akan diperoleh, khususnya bagi insan jaksa di Sulteng,” kata ART – sapaan akrabnya.

Sebagai pemerhati hukum di Indonesia, ART berharap kepada seluruh jaksa di Sulteng lebih profesional dan menjaga integritas pasca-kunjungan Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Baca Juga: Jaksa Agung Lantik Zullikar Tanjung Jadi Kajati Sulteng, Ingatkan

Kemudian menjaga akuntabilitas dan kapabilitas tugas dan fungsinya sebagai insan Adhyaksa. Terlebih lagi baru saja digelar perayaan Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA), ART meyakini dedikasi pengabdian para jaksa semakin tinggi.

“Kedatangan Jaksa Agung hendaknya mendorong profesionalitas jaksa di Sulteng dalam melakukan penegakkan hukum. Menjaga marwah institusi dengan sebaik-baiknya. Benar-benar menjadikan hukum sebagai panglima tertinggi,” harap ART.

Di bawah kepemimpinan ST Burhanuddin, lembaga kejaksaan menurut ART mendapat tempat di hati masyarakat. Proses penegakkan berjalan baik. Ini berpengaruh pada tingkat kepercayaan masyarakat.

Baca Juga: Jaksa Agung Mutasi 68 Pejabat, Asintel dan Aswas Kejati Sulteng Berganti

“Buktinya, kejaksaan berada di garda terdepan dalam menyelamatkan kerugian keuangan negara. Ini prestasi yang harus dijaga. Jangan sampai tercederai dengan perilaku person-person,” kata pria kelahiran Palu ini.

Olehnya itu, ia mengimbau masyarakat Indonesia, termasuk di Sulteng, turut menyupport kinerja kejaksaan. Kejaksaan saat ini berjalan di track yang sebenarnya.

Baca Juga: Terpidana Korupsi SPAM Tondo Kota Palu Dieksekusi Jaksa

“Tanpa menafikan peran lembaga lainnya, harapan Ibu Pertiwi dalam penegakan hukum, saat ini berada di pundak kejaksaan. Olehnya itu, kejaksaan harus kita jaga dan ingatkan, agar jangan sampai terkoyak oleh ulah oknum yang sengaja merusak insitutusi,” pesan ART mengajak. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *