SIGI – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Tengah terus menunjukkan kepeduliannya terhadap korban gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Kabupaten Sigi beberapa waktu lalu.
Melalui program PSI Peduli Gempa, bantuan kemanusiaan terus disalurkan kepada warga terdampak di Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo.
Baca Juga: Daft Punk Gema di Piala Dunia 2026! ‘One More Time’ Jadi Lagu Perayaan Gol Timnas Prancis
Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah, Dr. Agus Lamakarate, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata partai terhadap masyarakat yang hingga kini masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana.
Sejak Sabtu (20/6/2026), tim relawan yang dikoordinasikan Muh Masykur menembus Desa Lembantongoa yang berjarak sekitar 65 kilometer dari ibu kota Kabupaten Sigi. Menggunakan satu unit truk angkutan dan lima kendaraan operasional lainnya, tim membawa berbagai kebutuhan pokok untuk masyarakat terdampak.
Kegiatan bertajuk Aksi Nyata PSI Peduli itu menjadi bagian dari upaya kemanusiaan yang dilakukan Partai Solidaritas Indonesia dalam membantu penanganan dampak gempa di wilayah tersebut.
Baca Juga: Polres Sigi Gerak Cepat Tangkap Terduga Pelaku Penganiayaan Maut di Bakubakulu
Agus Lamakarate berharap bantuan yang diserahkan secara simbolis dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi penyemangat bagi warga untuk kembali bangkit.
“Ini bentuk kepedulian kami kepada masyarakat Desa Lembantongoa yang terdampak gempa. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat dan mendukung proses pemulihan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa bencana yang terjadi harus menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Baca Juga: Gempa Sigi Picu Longsor, PSI Peduli Hadir Pulihkan Trauma Warga Lembantongoa
“Bencana ini bukanlah akhir dari segalanya. Dari musibah ini, kita belajar pentingnya persatuan, kepedulian, dan kekuatan kebersamaan. Mari kita jaga semangat gotong royong sebagai modal sosial untuk bangkit kembali,” katanya.
Menurut Agus, kehadiran PSI di tengah masyarakat terdampak tidak hanya sebatas menyalurkan bantuan logistik, tetapi juga memberikan dukungan moral dan memastikan masyarakat tidak merasa sendiri menghadapi masa sulit.
“Selain membangun posko, menyediakan dapur umum, dan memberikan trauma healing, kami juga membaur bersama masyarakat bahkan rela tidur di tenda-tenda pengungsian agar bisa ikut merasakan denyut dan penderitaan warga. Ini bukan tentang politik, tetapi tentang kemanusiaan. Kami hadir menjadi garda terdepan dalam memberikan solusi nyata di tengah penderitaan rakyat,” tegasnya.
Baca Juga: Dialog Perempuan KPPA Ungkap Tiga Isu Krusial di Kawasan Industri Morowali Utara
Di sela-sela pendistribusian bantuan, Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae yang baru saja melakukan pertemuan dengan masyarakat turut menyambangi Posko Peduli PSI. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi PSI dalam membantu warga terdampak gempa.
“Terima kasih, PSI telah membantu masyarakat saya,” ucap Bupati Sigi sambil menyalami para relawan yang bertugas di lokasi.
Selain meninjau posko kemanusiaan, Agus Lamakarate juga mengunjungi gereja serta sejumlah rumah warga yang mengalami kerusakan di Dusun V, Desa Lembantongoa.
Baca Juga: Piala Dunia 2026: 5 Fakta Menarik di Balik Kemenangan Telak Belanda 5-1 atas Swedia
Berdasarkan data yang disampaikan Kepala Dusun, Sarlota, dari total 150 kepala keluarga di wilayah tersebut, sebanyak 19 rumah mengalami kerusakan berat dan delapan rumah mengalami kerusakan ringan akibat gempa.
DPW PSI Sulawesi Tengah memastikan bantuan kemanusiaan akan terus disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat hingga proses pemulihan pascabencana berjalan dengan baik.***





