Bhayangkara Poso Overland 2026: 17 Tim Jelajahi Poso Sambil Membawa Misi Sosial

Bhayangkara Poso Overland 2026: 17 Tim Jelajahi Poso Sambil Membawa Misi Sosial
Bhayangkara Poso Overland 2026 jelajahi lembah Napu hingga Danau Poso

POSO – Kegiatan Bhayangkara Poso Overland 2026 berlangsung semarak di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Mengusung tema “Jejak Seribu Megalith Menyusuri Pesona Danau Poso”, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter oleh Pasukan Paskibraka Kabupaten Poso 2026 di depan Mako Polres Poso, Jalan P. Sumatera, Kelurahan Gebang Rejo, Kecamatan Poso Kota, Sabtu (8/8/2026) sore.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Dokumenter Baru Travis Barker Ungkap Perjuangan Hidup yang Hampir Menghancurkannya

Pembentangan bendera sepanjang 81 meter tersebut menjadi salah satu momen utama dalam rangkaian kegiatan. Panjang bendera disesuaikan dengan usia kemerdekaan Indonesia yang memasuki tahun ke-81 pada 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Biro Logistik Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Stefanus Michael Tamuntuan, Kepala Bidang TIK Polda Sulteng Kombes Pol Heni Agus Sunandar, Wakil Bupati Poso H. Soeharto Kandar, Kapolres Poso AKBP Alowisius Londar serta Pasiops Kodim 1307/Poso Lettu Cke Abram Maeka yang mewakili Dandim 1307/Poso.

Hadir pula Kepala Sekretariat BNN Kabupaten Poso Hilman Maku, S.Sos., yang mewakili Kepala BNN Kabupaten Poso, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Poso H. Sutami M. Idris, M.PdI., Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Poso Mustafa Tohan, SP, M.P., para pejabat utama Polres Poso, kepala OPD terkait, peserta Bhayangkara Poso Overland 2026, Paskibraka Kabupaten Poso 2026, Marching Band Gita Prajamukti Kabupaten Poso serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga: Ayah Lionel Messi, Jorge Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun, Dunia Sepak Bola Berduka

Wakil Bupati Poso menyampaikan apresiasi kepada Polres Poso yang telah menggagas Bhayangkara Poso Overland 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurutnya, pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol perjuangan sekaligus pengingat bahwa kemerdekaan harus terus diisi dengan kerja nyata, pengabdian dan kolaborasi dalam membangun daerah.

“Momentum ini juga mempertegas pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan,” ujarnya.

Baca Juga: Color Mamala Run 2026 di Kolonodale, Diramaikan 1.000 Lebih Peserta

Ia menilai stabilitas keamanan merupakan salah satu modal penting dalam menjaga keberlangsungan pembangunan, mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Wakil Bupati Poso juga berharap Polri semakin profesional, humanis dan terpercaya dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan, pengayoman serta penegakan hukum kepada masyarakat.

Memasuki bulan kemerdekaan, masyarakat Kabupaten Poso juga diajak untuk mengibarkan Bendera Merah Putih di rumah, kantor, sekolah, tempat usaha dan lingkungan masing-masing sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Baca Juga: Bukan Sekadar Diet, Ini 10 Rahasia agar Anda Bisa Konsisten Makan Sehat Setiap Hari

Sementara itu, Kabid TIK Polda Sulawesi Tengah yang juga Pembina Bhayangkara Tadulako Offroad (BTOF), Kombes Pol Heni Agus Sunandar, mengatakan Bhayangkara Poso Overland 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga dan petualangan.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga memiliki misi sosial melalui pelaksanaan bakti sosial dan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Salah satu agenda sosial diwujudkan melalui penyaluran bantuan kepada masyarakat kurang mampu di Pondok Pesantren Walisongo, Desa Lage, Kabupaten Poso.

Baca Juga: Federasi Sepak Bola Norwegia Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

“Kegiatan ini diikuti 17 tim dengan jumlah peserta yang telah melakukan registrasi sebanyak 130 orang. Mereka berasal dari berbagai komunitas offroader dari sejumlah daerah, di antaranya Luwu Timur, Palu, Palopo, Poso, Soroako, Polewali Mandar, Morowali, dan Parigi,” jelasnya.

Bhayangkara Poso Overland 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Agustus 2026. Para peserta menempuh rute yang menghubungkan sejumlah kawasan dengan potensi wisata dan alam di Kabupaten Poso.

Perjalanan dimulai dari kawasan Lembah Napu, kemudian menuju wilayah Doda, Mako Polres Poso dan berakhir di Tentena, tepatnya kawasan objek wisata Danau Poso.

Baca Juga: Bhayangkara Tadulako Offroad Jelajahi Poso: Padukan Otomotif, Nasionalisme dan Wisata

Rangkaian perjalanan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan alam, budaya dan destinasi wisata Kabupaten Poso melalui kegiatan komunitas otomotif.

Pembina BTOF Sulteng berharap Bhayangkara Poso Overland 2026 dapat menjadi momentum mempererat silaturahmi antarkomunitas, memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus memperkenalkan potensi wisata serta kekayaan budaya Poso kepada masyarakat luas.

“Semoga kegiatan ini berlangsung aman dan lancar, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta semakin memperkuat semangat persatuan dan kecintaan kita terhadap bangsa dan daerah,” pungkasnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *