Bhayangkara Tadulako Offroad Jelajahi Poso: Padukan Otomotif, Nasionalisme dan Wisata

Bhayangkara Tadulako Offroad Jelajahi Poso, Padukan Otomotif, Nasionalisme dan Wisata
Semarak HUT RI ke-81, Bhayangkara Poso Overland 2026

POSO – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, turut diramaikan melalui kegiatan Bhayangkara Poso Overland 2026.

Kegiatan yang digelar Bhayangkara Tadulako Offroad (BTOF) tersebut mengusung tema “Jejak Seribu Megalit Menyusuri Pesona Danau Poso”.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Mantan Bintang Chelsea Murka kepada FIFA, Gianni Infantino Jadi Sasaran Kritik Pedas

Berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Agustus 2026, kegiatan ini diikuti 12 unit kendaraan offroad yang menyusuri sejumlah destinasi wisata alam, kawasan bersejarah dan lokasi budaya di Kabupaten Poso.

Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Nasri diwakili Kabid TIK Polda Sulteng Kombes Pol Heni Agus Sunandar selaku Pembina BTOF memimpin rangkaian kegiatan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, BTOF memberikan dukungan kepada panitia yang dimotori Polres Poso bersama tim. Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.

Baca Juga: Mamala Bertabur Bintang 2026 Diikuti 1.550 Rider, Warda Lepas Peserta

Bhayangkara Poso Overland 2026 tidak hanya menjadi ajang menyalurkan hobi otomotif dan offroad. Kegiatan tersebut dirancang dengan memadukan unsur petualangan, wisata, budaya, nasionalisme serta kepedulian sosial.

Salah satu bentuk kepedulian sosial diwujudkan melalui penyaluran 100 paket sembako kepada masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan komunitas dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Pada hari pertama, Jumat (7/8/2026), peserta memulai perjalanan dari Palu menuju Danau Tambing dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Danau Doda.

Baca Juga: Dramatis! Indonesia Ditahan Imbang Singapura, Tiket Semifinal Piala AFF 2026 Melayang

Rombongan kemudian mengeksplorasi Situs Megalit Lembah Napu, salah satu kawasan yang memiliki nilai sejarah dan budaya penting di Kabupaten Poso.

Setelah menjelajahi kawasan megalit, perjalanan dilanjutkan menuju Danau Doda. Peserta kemudian melaksanakan camping dan malam ramah tamah sebagai momentum mempererat silaturahmi dan membangun keakraban antaranggota komunitas.

Pada hari kedua, Sabtu (8/8/2026), rombongan bergerak dari Danau Doda menuju Polres Poso. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan agenda pembentangan Bendera Merah Putih di Kota Poso.

Baca Juga: Golkar Morowali Utara Perkuat Mesin Partai hingga Desa untuk Hadapi Pemilu 2029

Pembentangan Merah Putih tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus bentuk semangat nasionalisme dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dari Kota Poso, rombongan melanjutkan perjalanan menuju kawasan Danau Poso di Tentena. Di lokasi tersebut, peserta kembali melaksanakan camping dan malam kebersamaan yang diisi dengan kegiatan silaturahmi antar komunitas.

Rangkaian kegiatan memasuki hari ketiga pada Minggu (9/8/2026). Seluruh agenda dipusatkan di kawasan Danau Poso, Tentena, dengan kegiatan senam pagi, pengundian doorprize serta penutupan resmi Bhayangkara Poso Overland 2026.

Baca Juga: Kejati Sulteng Tetapkan Eks Kepala Bapenda Donggala sebagai Tersangka Korupsi

Kabid TIK Polda Sulawesi Tengah selaku Pembina BTOF Kombes Pol Heni Agus Sunandar mengatakan, Bhayangkara Poso Overland 2026 merupakan kegiatan positif yang memiliki nilai lebih dari sekadar aktivitas otomotif.

“Bhayangkara Poso Overland ini bukan hanya tentang perjalanan dan kendaraan offroad. Di dalamnya ada semangat kebersamaan, kecintaan terhadap alam dan budaya, semangat nasionalisme, serta kepedulian terhadap masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial,” ujar Kombes Pol Heni Agus Sunandar.

Menurutnya, komunitas offroader memiliki peluang untuk ikut memperkenalkan potensi wisata yang dimiliki Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Poso. Selain itu, kegiatan semacam ini juga dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara Polri, komunitas dan masyarakat.

Baca Juga: Transfer Fantastis, Real Madrid Jadikan Yan Diomande Pemain Afrika Termahal Dunia

“Dengan menyusuri kawasan megalit dan pesona Danau Poso, kita ingin menunjukkan bahwa Sulawesi Tengah memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Karena itu, kegiatan seperti ini harus menjadi momentum untuk bersama-sama menjaga dan mempromosikan potensi tersebut,” tambahnya.

Kombes Pol Heni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung pelaksanaan Bhayangkara Poso Overland 2026. Ia secara khusus mengapresiasi kepedulian peserta yang diwujudkan melalui penyaluran 100 paket sembako kepada masyarakat.

Ia berharap Bhayangkara Poso Overland dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

Baca Juga: Membludak, Ngopi Kerukunan FKUB Sulteng dan WVI Satukan Tokoh Lintas Sektor

“Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda komunitas, tetapi dapat terus berkembang menjadi kegiatan yang memberikan dampak positif bagi pariwisata, perekonomian masyarakat dan pelestarian lingkungan serta budaya. Semoga kebersamaan dan semangat gotong royong yang terbangun dapat terus dijaga,” harapnya.

Kombes Pol Heni juga berharap Bhayangkara Tadulako Offroad semakin solid dan mampu menjadi komunitas yang tidak hanya aktif dalam kegiatan otomotif, tetapi juga konsisten menghadirkan kegiatan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.

“Mari kita jadikan hobi sebagai sarana untuk membangun persaudaraan, memperkenalkan keindahan Sulawesi Tengah, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar dan membawa kesan positif bagi semua peserta,” pungkasnya.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *