AMERIKA – Enzo Fernandez akhirnya memberikan pernyataan pertamanya setelah kartu merah yang diterimanya pada final Piala Dunia FIFA 2026 saat Argentina takluk 0-1 dari Spanyol di Stadion MetLife, New Jersey.
Melalui unggahan di Instagram, gelandang Argentina itu tidak menyinggung secara langsung keputusan wasit maupun menyampaikan permintaan maaf atas pengusirannya.
Baca Juga: Kapolres Parigi Moutong Panen Jagung Bersama Petani, Serahkan Bantuan Alsintan
Sebaliknya, Enzo memilih menyampaikan rasa bangga terhadap perjuangan seluruh skuad La Albiceleste sepanjang turnamen.
Dalam pesannya, pemain berusia 25 tahun tersebut menegaskan bahwa membela Timnas Argentina merupakan kehormatan terbesar dalam kariernya.
“Seiring berjalannya waktu, Anda menyadari ada sesuatu yang jauh lebih besar daripada sebuah hasil. Selama bertahun-tahun, kelompok ini telah mewakili negara kita dengan cara terbaik. Ini mengajarkan bahwa berkompetisi bukan hanya tentang menang, tetapi tentang memberikan segalanya untuk seragam dan tidak pernah menyerah.”
Baca Juga: Wagub Dorong Pelayanan Publik Sulteng Makin Berkualitas Lewat Penilaian Ombudsman
Enzo juga menegaskan bahwa dirinya akan selalu menghargai kesempatan menjadi bagian dari skuad Argentina yang disebutnya selalu berjuang dengan kebanggaan, komitmen, dan kerendahan hati.
Ia kemudian menyampaikan apresiasi khusus kepada seluruh pendukung Argentina yang terus memberikan dukungan selama Piala Dunia berlangsung.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar Argentina. Terima kasih karena selalu ada, karena mendukung kami di setiap pertandingan, atas kasih sayang Anda, atas dukungan tanpa syarat Anda, dan karena membuat kami merasa seperti di rumah di mana pun kami berada di dunia. Mengenakan seragam negara saya adalah kehormatan terbesar dalam karier saya, dan saya akan terus memberikan semua yang saya miliki setiap kali saya dipanggil untuk membela negara ini.”
Baca Juga: Komentar Pedas Dani Olmo untuk Argentina Setelah Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Kartu Merah Jadi Titik Balik Final
Enzo Fernandez menjadi salah satu pemain yang paling disorot pada laga final setelah menerima dua kartu kuning yang berujung kartu merah pada penghujung waktu normal.
Ia lebih dulu diganjar kartu kuning karena melakukan protes kepada wasit. Tak lama berselang, tekel terhadap bek muda Spanyol Pau Cubarsi membuat wasit kembali mengeluarkan kartu kuning, sehingga Enzo harus meninggalkan lapangan pada menit ke-90.
Bermain dengan keunggulan jumlah pemain di babak perpanjangan waktu, Spanyol akhirnya mampu memanfaatkan situasi tersebut.
Baca Juga: Kunjungi Pesantren Alkhairaat Koya, Ketua DPRD Morut Ambil Alih Pembiayaan Honor Guru
Ferran Torres mencetak gol pada menit ke-106 untuk memastikan kemenangan 1-0 sekaligus membawa La Roja meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah.
Meski kegagalan di final masih menyisakan kekecewaan, pernyataan Enzo Fernandez menunjukkan tekadnya untuk bangkit dan terus memberikan yang terbaik setiap kali mengenakan seragam Timnas Argentina.
Kartu merah Enzo Fernandez memang menjadi salah satu momen krusial di final Piala Dunia FIFA 2026.
Namun, melalui pesan yang disampaikannya, sang gelandang menegaskan bahwa kebanggaannya membela Argentina tetap tidak berubah dan ia siap kembali berjuang untuk negaranya di masa mendatang.***





