PALU – Ribuan orang relawan dan simpatisan tokoh politik nasional asal Sulawesi Tengah, Ahmad Ali, hadir di Kota Palu pada Jumat siang (17/7/2026). Mereka menghadiri deklarasi Ahmad Ali Center (AAC) Sulawesi Tengah.
Deklarasi AAC hari itu digelar di salah satu hotel di Palu, menjadi momentum penting untuk konsolidasi relawan dan simpatisan yang tersebar di 13 kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah.
Baca Juga: Ribuan Orang Deklarasi AAC di Palu: Kegiatan Sosial, Bukan untuk Politik
Di momen deklarasi, Ahmad Ali menyerahkan mandat kepengurusan kepada 13 perwakilan kabupaten/kota.
Sejumlah tokoh di Sulawesi Tengah hadir, termasuk komedian nasional Nardji Cagur. Kehadiran Nardji menambah semarak suasana deklarasi.
Ketua AAC Sulawesi Tengah, Fachruddin Yunus, mengatakan bahwa AAC telah eksis sejak 2018, atau delapan tahun yang silam. Kini, AAC bertransformasi menjadi wadah perjuangan sosial.
Baca Juga: Ahmad Ali Temani Ketum PSI Kaesang Sarapan Nasi Kuning Palu
Ia menepis anggapan miring yang menyebut organisasi itu disiapkan sebagai underbow partai politik tertentu.
“Deklarasi AAC hari ini, bukan untuk menjadi underbow partai politik. Tapi lebih fokus pada kerja-kerja sosial dan kemanusiaan,” ujar Fachruddin dalam sambutannya.
Penegasan juga disampaikan Ahmad Ali, selaku pendiri AAC. Kehadiran AAC, kata dia, menjadi wadah pengabdian bagi masyarakat Sulawesi Tengah. AAC tidak memiliki agenda politik, apalagi sampai mengganggu partai mana pun.
Baca Juga: Fokus Bantu Penanganan Gempa, Ahmad Ali Instruksikan Tunda Rakorwilsus PSI Sulteng
“Banyak pertanyaan muncul. Bahkan ada tuduhan bahwa kita ingin menggembosi partai tertentu, itu tidak benar. Saya hanya ingin memilih satu wadah perjuangan kemanusiaan untuk masyarakat Sulawesi Tengah,” tegas Ahmad Ali di hadapan ribuan orang yang hadir.
Ke depan, ujarnya, AAC akan dilembagakan menjadi yayasan yang bergerak dalam kegiatan sosial atau kemanusiaan.
“Setiap tiga bulan, AAC akan hadir melakukan kegiatan sosial di tengah masyarakat di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Beberapa fokus utama AAC ke depan seperti, pendidikan, bantuan sosial, dan pelayanan kemanusiaan. Ia berharap, ingin Ahmad Ali Center menjadi wadah yang berguna bagi orang lain.
Ahmad Ali juga mengingatkan seluruh pengurus, untuk segera menyusun kepengurusan AAC yang profesional. Minimal terbentuk di tingkat kabupaten hingga kecamatan.
Baca Juga: Mantan Elite NasDem Ahmad Ali Gabung PSI, Jabat Ketua Harian
“Karena saya lebih banyak di Jakarta, saya sudah minta Pak Hidayat Lamakarate dan Pak Fachruddin, segera menyusun kepengurusan tetap. Jadikan ini yayasan untuk melayani kepentingan rakyat,” tandas Ahmad Ali. (*)





