AMERIKA – Timnas Prancis semakin percaya diri jelang bentrokan panas melawan Spanyol pada babak semifinal Piala Dunia FIFA 2026.
Bek Les Bleus, Ibrahima Konate, menegaskan timnya tidak akan terpancing untuk hanya fokus menghentikan Lamine Yamal, meski bintang muda Spanyol itu sedang tampil luar biasa sepanjang turnamen.
Baca Juga: Liam Gallagher Yakin Inggris Juara Piala Dunia 2026: ‘Kita Harus Mewujudkannya’
Prancis melaju ke semifinal dengan rekor sempurna setelah menyapu bersih enam pertandingan.
Les Bleus keluar sebagai juara Grup I sebelum menyingkirkan Swedia dengan skor 3-0 di babak 32 besar, mengalahkan Paraguay 1-0 pada babak 16 besar, dan menundukkan Maroko 2-0 di perempat final.
Kini, ujian sesungguhnya menanti. Prancis dijadwalkan menghadapi Spanyol di Stadion Dallas pada Selasa, 14 Juli, dalam laga yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan terbesar di Piala Dunia FIFA 2026.
Baca Juga: Lionel Messi Beri Jersey kepada Roberto Baggio, Momen yang Viral di Media Sosial
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Konate menegaskan bahwa Prancis tidak gentar menghadapi siapa pun, termasuk Lamine Yamal yang menjadi motor serangan La Roja.
“Kita tidak boleh takut pada siapa pun. Sekarang kita akan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan berharap hasil akhirnya akan menguntungkan kita. Spanyol adalah tim yang luar biasa, dengan banyak kualitas individu, jadi kita tidak akan hanya fokus pada satu pemain meskipun Lamine Yamal adalah pemain hebat. Kita tetap rendah hati, kita tidak akan terjebak dalam perangkap itu,” ujar Konate.
Pernyataan tersebut menunjukkan pendekatan Prancis yang lebih menekankan kekuatan kolektif lawan dibanding hanya mengantisipasi satu pemain.
Baca Juga: PT SJA 2 Salurkan Honorarium Guru Eksternal
Les Bleus menyadari Spanyol memiliki banyak pemain berkualitas yang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan.
Meski belum menjadi pilihan utama Didier Deschamps sepanjang turnamen, Konate tetap siap memberikan kontribusi saat dibutuhkan.
Bek Liverpool itu baru tampil satu kali di Piala Dunia FIFA 2026, yakni saat masuk sebagai pemain pengganti selama 14 menit dalam kemenangan 4-1 atas Norwegia pada laga terakhir fase grup di Boston, 26 Juni.
Baca Juga: Pengendali 16 Kg Sabu-sabu Sementara Diburu Polda Sulteng
Dengan pengalaman dan kualitas yang dimilikinya, Konate berpotensi menjadi senjata penting Prancis untuk meredam agresivitas lini depan Spanyol dalam duel yang dipastikan berlangsung sengit.
Semifinal antara Prancis dan Spanyol diprediksi berlangsung ketat dengan kualitas pemain kelas dunia di kedua kubu.
Bagi Konate, kunci kemenangan Les Bleus bukan hanya menghentikan Lamine Yamal, tetapi mampu meredam permainan kolektif La Roja selama 90 menit.***





