AMERIKA – Kekalahan Norwegia dari Inggris di babak perempat final Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya mengakhiri perjalanan The Vikings, tetapi juga memicu gelombang serangan di media sosial terhadap striker Alexander Sorloth.
Menurut laporan RMC Sport, penyerang Atletico Madrid itu menerima berbagai pesan kebencian, termasuk ancaman pembunuhan dan ujaran yang menyerang dirinya maupun keluarganya usai pertandingan yang berlangsung di Stadion Miami pada Sabtu (11/7).
Baca Juga: 5 Tanaman Hias yang Bisa Membantu Tidur Lebih Nyenyak Menurut Penelitian
Peluang Emas yang Berujung Kontroversi
Sorotan terhadap Sorloth bermula dari sebuah peluang emas saat Norwegia masih unggul 1-0 melalui gol Andreas Schjelderup pada menit ke-36.
Dalam sebuah serangan balik cepat, Norwegia berada dalam situasi dua lawan satu menghadapi bek Inggris John Stones. Saat itu, Erling Haaland berada dalam posisi bebas dan meminta bola agar dapat menyelesaikan peluang.
Namun, Sorloth memilih mempertahankan bola lebih lama dan mencoba menyelesaikan peluang sendiri. Keputusan tersebut memberi kesempatan bagi para pemain Inggris untuk kembali bertahan.
Baca Juga: Prediksi Skor Argentina vs Inggris: Messi dan Kane Berebut Tiket Final Piala Dunia
Tembakan Sorloth akhirnya berhasil diblok sebelum diamankan kiper Jordan Pickford, sementara Haaland tampak menunjukkan ekspresi kecewa karena tidak menerima umpan.
Sorloth Akui Kecewa
Usai pertandingan, Sorloth mengaku menyesali beberapa keputusannya di lapangan.
“Ini sulit. Ada beberapa hal yang ingin saya lakukan lebih baik, tetapi saya tahu kesempatan lain akan datang. Tentu saja, ini sulit ketika menyangkut pertandingan sepenting ini,” ujar Sorloth.
Baca Juga: 6 Kebiasaan Tidur Orang yang Jarang Sakit, Bisa Bantu Tingkatkan Sistem Imun
Pernyataan itu mencerminkan kekecewaan sang striker setelah Norwegia gagal melangkah ke semifinal.
Ancaman di Media Sosial
Laporan menyebutkan bahwa setelah laga usai, Sorloth menjadi sasaran komentar bernada kebencian di berbagai platform media sosial.
Sejumlah akun dilaporkan mengirimkan ancaman pembunuhan, mendoakan hal buruk terhadap dirinya dan keluarganya, hingga mengunggah pesan yang mendorong sang pemain untuk menyakiti dirinya sendiri.
Baca Juga: Les Bleus Pantang Takut! Konate Sebut Prancis Siap Hadapi Spanyol dengan Percaya Diri
Meski demikian, hingga kini belum ada informasi resmi mengenai langkah hukum atau penyelidikan terkait ancaman tersebut.
Kekalahan yang Menyisakan Luka
Norwegia akhirnya kalah 1-2 setelah Jude Bellingham mencetak dua gol yang membawa Inggris membalikkan keadaan.
Meski tersingkir, perjalanan Norwegia tetap dianggap impresif setelah berhasil mencapai babak perempat final dan menjadi salah satu tim kejutan di Piala Dunia FIFA 2026.***





